Gubernur Sulsel SYL: Pejabat Harus Miliki Karakter Bela Negara

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo saat membuka Latihan Gabungan Bela Negara Lingkup Pemprov Sulsel di Mako Rindam XIV Hasanuddin Pakkatto,  Kabupaten Gowa, Jumat (4/8/2017).

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo saat membuka Latihan Gabungan Bela Negara Lingkup Pemprov Sulsel di Mako Rindam XIV Hasanuddin Pakkatto, Kabupaten Gowa, Jumat (4/8/2017).

POJOKSULSEL.com, GOWA – Dalam rangka meningkatkan wawasan bela negara di kalangan pejabat eselon II di Sulsel, dilaksanakan kegiatan Latihan Gabungan Bela Negara Lingkup Pemprov Sulawesi Selatan di Mako Rindam XIV Hasanuddin Pakkatto, Kabupaten Gowa, Jumat (4/8/2017) sore.

Pada pembukaan bela negara, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) di Aula Sudirman.

Diharapkan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Sulsel yang ikut kegiatan ini, mampu mengekspresikan pengetahuannya untuk membentuk karakter bangsa yang ulet, tangguh, berwawasan kebangsaan. Serta memiliki kesadaran bela negara dalam rangka menjaga kelangsungan hidup bangsa dan negara.

“Ini bisa menjadi kebanggaan untuk bangsa kita dan untuk mereka sendiri sebagai pejabat, karena latihan ini baru pertama kali dilaksanakan serentak di Indonesia,” sebut SYL.

Komitmen seorang militer diharapkan mereka miliki. Yaitu, sikap dan kesedian untuk mengabdi bagi bangsa dan negara.

“Anda di sini bukan untuk menjadi tentara. Tetapi intinya ada komitmen militer, muaranya membela negara tidak bikin orang susah,” harap SYL.

SYL meminta para peserta untuk mempelajari materi pelatihan yang diberikan dan menikmati setiap momen yang ada.

Salah seorang peserta perempuan yang ikut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Fitriani MP memiliki tiga alasan bersedia berpartisipasi dalam kegiatan bela negara ini.

“Saya ingin merasakan apa yang dirasakan tentara. Kedua, menumbuhkan bela negara dalam hati dan pikiran. Terakhir, melatih mental,” sebutnya.

Sementara itu Kepala Biro Ekonomi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Sukarniaty Kondolele mengaku tidak ada persiapan khusus mengikuti pelatihan ini.

“Walaupun saya perempuan tidak ada persiapan khusus, sama saja, karena sudah terbiasa dengan pola hidup sehat dan berolahraga. Ini pertama kali saya ikut hal seperti ini, saya sangat excited atau bersemangat,” pungkasnya.

(rilis Humas Pemprov/pojoksulsel)



loading...

Feeds