Terkendala Anggaran, Semen Padang Lepas Didier Zokora

Nil Maizar

Nil Maizar

PENAMPILAN tak maksimal selama putaran pertama Liga 1 membuat Didier Zokora akhirnya dilepas oleh Semen Padang. Kedua pihak sepakat mengakhiri kerja sama yang terjalin sejak awal bergulirnya Liga 1.

Namun, kubu Semen Padang berkilah, pemutusan kontrak Zokora bukan dilatari performa yang kurang optimal. Menurut mereka, kendala anggaran menjadi pemantik putusan itu diambil.

“Kami secara resmi memutus kontrak Didier Zokora karena terkendala anggaran,” kata Manajer Semen Padang, Win Benardio.

Menurutnya, anggaran yang diberikan oleh manajemen terbatas. Ditambah lagi, biaya untuk mengikutiLiga 1 cukup besar karena menggunakan sistem laga kandang dan tandang setiap minggu.

Pihak Semen Padang juga mengeluhkan kontribusi dari rating televisi yang dijanjikan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator, yang hingga saat ini belum ada kejelasan “Kami terpaksa memutus kontrak Didier Zokora dalam sisa lanjutan kompetisi ini,” lanjutnya.

Win Benardio menjelaskan, anggaran yang disediakan oleh manajemen sejak awal memang tanpa menggunakan marquee player. “Untuk putaran kedua ini kami sepakat tidak menggunakan marquee player karena terkendala anggaran,” sebutnya.

Sementara itu, pelatih kepala Semen Padang Nilmaizar mengatakan, pemutusan kontrak Zokora merupakan kesepakatan bersama. Selain persoalan anggaran, pemain asal Pantai Gading tersebut minim untuk klub.

Nilmaizar mengakui selama ini ekspektasi tim terhadap Zokora sangat besar untuk mampu mengangkat peforma tim mencapai target tiga besar di akhir musim nanti.

“Secara visi dan konsep permainan Zokora bagus. Namun adaptasi yang dilakukannya terhadap tim tidak berjalan baik,” keluh Nilmaizar.

(ira/JPC/pojoksulsel)



loading...

Feeds