Petinju Putri Sulsel ke Final Kejurnas Junior-Youth di Kupang

Petinju putri Sulsel Marhayati lolos ke partai final Kejurnas Tinju Junior-Youth usai mengalahkan wakil dari Kalimantan Timur, Qidzura.

Petinju putri Sulsel Marhayati lolos ke partai final Kejurnas Tinju Junior-Youth usai mengalahkan wakil dari Kalimantan Timur, Qidzura.

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Petinju putri Sulawesi Selatan (Sulsel) Marhayati lolos ke partai final Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Junior-Youth yang berlangsung di GOR Oepoi, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Turun di kelas 54 kilogram (kg) youth, Maryati yang bertanding di babak semifinal, Kamis (3/8/2017) malam menumbangkan petinju berpengalaman wakil dari Kalimantan Timur, Qidzura.

Petinju Sulsel lainnya yang sukses di hari ketiga yakni Fathul Nur Latief. Turun di kelas 60 kg youth Fathul mengandaskan ambisi petinju Jawa Barat, Gilang Rivaldi dengan Referee Stops Contest (RSC) di ronde kedua.

Di partai semifinal, Jumat (4/8/2017), ia akan bertemu petinju tuan rumah, NTT, Soleman Panggat.

Di hari ketiga Sulsel menurunkan enam petinjunya. Sayangnya, sukses Maryati dan Fatul tidak diikuti empat petinju Sulsel lainnya. Sri Rahayu yang turun di kelas 45 kg youth harus puas dengan medali perunggu setelah kalah angka dari petinju Jawa Tengah, Serly Rosiana.

Petinju lainnya Muh Ricky Joni Muis di kelas 46 kg junior juga meraih perunggu setelah kalah angka dari petinju tuan rumah, NTT, Nicky Alvianto Sergio Dura.

Sementara Jhon Latuheru kelas 46 Kg youth juga kalah dari Zanuwari wakil Jawa Timur. Holy Masihor di 49 Kg youth dikandaskan oleh petinju Banten, M. Juliansyah. Di kelas 48 kg junior putra, petinju Sulsel lainnya, Ariel Sharon Latuheru kalah angka dari petinju Lampung, Risky M .Daffa.

Dengan demikian empat petinju junior-youth putra-putri Sulsel dipastikan meraih empat medali perungu.

Ketua Pertina Sulsel Adi Rasyid Ali mengaku bangga atas prestasi ini. Alasannya, selain persiapan yang minim, 12 petinju junior Sulsel yang mengikuti kejurnas di Kupang, NTT merupakan petinju yang masih minim pengalaman.

“Malah sebagian besar petinju ini baru pertama mengikuti kejuaraan bertaraf nasional,” ujar ARA, sapaanya.

Meski begitu masih ada beberapa petinju lainnya yang masih akan turun di partai berikutnya pada Jumat (4/8/2017).

“Masih ada harapan petinju kami meraih medali emas. Ada Maryati yang sudah lolos final. Saya harap Jumat besok ada petinju lainnya yang bisa sampai ke final dan meraih hasil maksimal,” kata ARA.

(islamuddin dini/pojoksulsel)



loading...

Feeds