Ini Dia Pil Dumolid dan Efeknya, Obat yang Dikonsumsi Tora Sudiro

Tora Sudiro dan Mieke Amalia usai ditangkap polisi

Tora Sudiro dan Mieke Amalia usai ditangkap polisi

POJOKSULSEL.com – Polres Metro Jakarta Selatan melakukan penangkapan terhadap pasangan artis Tora Sudiro dan Mieke Amalia. Keduanya dibekuk di kediamannya yang ada di Ciputat, Tangerang Selatan.

Dari pengakuannya, Tora Sudiro sudah satu tahun menggunakan pil obat penenang jenis Dumolid.

Saat ditangkap bersama istrinya, Mieke Amalia, Tora juga diduga menyimpan 30 butir di rumahnya.

Menurut para ahli, obat itu menyebabkan penggunanya menjadi kecanduan dan tergolong jenis psikotropika yang banyak disalahgunakan.

Dekan Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, Mahdi Jufri menjelaskan, Dumolid sudah dikenal sejak lama, yakni di era tahun 1960an.

Ketika itu, obat ini menjadi primadona di kalangan anak-anak muda.

Seperti halnya narkoba, pengguna merasakan kenikmatan alias ngefly.

“Tapi seiring zaman, obat-obatan itu semakin ditinggalkan, karena banyak jenis psikotropika yang baru,” jelas Mahdi kepada
JawaPos.com, Kamis malam (3/8).

Mahdi menjelaskan, segala apapun jenis piskotropika pasti diawasi ketat oleh pemerintah. Karena itu, penggunaannya harus dengan resep dokter. Mahdi membandingkan dengan obat-obatan lainnya yang mirip dengan Dumolid.

“Dulu juga ada Valium, itu juga obat antikecemasan namun efeknya lebih ringan, lebih rendah. Kalau Dumolid sangat keras, dosisnya enggak sembarangan,” ungkap Mahdi.

Mahdi juga membandingkan dengan pil-pil golongan psikotropika lainnya. Jika tak ada resep dokter, maka penggunanya pasti membeli dari pasar gelap (black market).

“Tahu pil koplo kan? Atau pil BK? Nah itu, mirip Dumolid itu. Pemberian Dumolid dosisnya diberikan sesuai tingkat keparahan pasien, karena punya sifat kecanduan,” paparnya.

(ika/JPC)



loading...

Feeds