DP Ingin Pasangan Deng Ical Lagi? Samin: Panassai Rong

Wakil Walikota Makassar Syamsu Rizal MI, akrab disapa Deng Ical

Wakil Walikota Makassar Syamsu Rizal MI, akrab disapa Deng Ical

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR- Walikota Makassar Danny Pomanto tiba-tiba membuat pernyataan mengejutkan. Danny Pomanto mengaku tak masalah jika berpaket kembali dengan Wakil Walikota Makassar Syamsul Rizal MI, akrab disapa Deng Ical.

Pernyataan DP, singkatan nama yang dipopulerkan Danny Ppmanto, muncul di banyak media, khususnya online. Terkait pernyataan DP itu, redaksi pojoksulsel.com menerima tulisan dari Aco Nata. Berikut tulisan yang diterima pojoksulsel.com:

Pernyataan Danny Pomanto itu tentu saja seolah menjilat ludah kembali. Pasalnya, pada beberapa kesempatan sebelumnya, ia juga sudah membuat pernyataan tak mungkin bersama Deng Ical lagi. Salah satu alasannya karena Danny tak lagi “seideologi” dengan Deng Ical. Karena mulai tak seideologi, ia kemudian mengikis habis kewenangan Deng Ical. Terbukti, Deng Ical tak lagi dilibatkan pada jadwal protokoler.

Tak hanya itu, sosialisasi kebijakan atau kegiatan pemkot lainnya, Deng Ical juga sudah tidak dilibatkan. Danny lebih banyak jalan sendiri, termasuk dalam atribut sosialisasi di ruang publik. Danny malah lebih sering tampil bersama istrinya.

Lantas, benarkah keinginan untuk berpaket itu tulus? Atau hanya sekadar ingin meraih simpati publik guna membangun kesan bahwa Danny masih mau, Deng Ical yang tidak mau?

Diketaui, pasangan Danny Pomanto-Deng Ical memenangkan Pilkada Makassar 2013 lalu. Pasangan dengan tagline DIA mengungguli 7 pasangan lain yang ikut bertarung. Peran mantan Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin dan Aliyah Mustika (istri Ilham Arief Sirajuddin) tak bisa dipungkiri juga berperan dalam memaketkan dan memenangkan pasangan DIA kala Pilkada Makassar 2013 itu.

Tapi, kongsi “mesra” pasangan DIA hanya berjalan beberapa saat diawal pemerintahannya. Selanjutnya, banyak semiotika politik yang menjadi penanda jika pasangan DIA sudah tak berjalan bersama. Beberapa kegiatan dan momentum di gambar baliho, gambar Danny dan Deng Ical tak lagi “bersama.”

Saat dikonfirmasi, orang dekat Deng Ical menanggapi positif hal tersebut. Hanya saja, ia meminta agar diperjelas keinginan untuk berpaket itu.

“Pannassai rong bela, mau pasangan apa ini? Mau ke KUA (Kantor Urusan Agama) atau kemana? Perjelas,” ungkap orang dekat Deng Ical, Mochsamin saat dikonfirmasi, Kamis (3/8/2017).

Ia lalu menyarankan media untuk mengkonfirmasi langsung ke Danny Pomanto soal keinginannya berpasangan dengan Deng Ical. Termasuk menilai soal keseriusan dan ketulusan ajakan tersebut.

“Kalau DI tidak masalah ji. Assala bukan ji tawwa pasangan calon gubernur Gorontalo, ha…ha…ha…,” seloroh pria yang akrab disapa Samin ini.

Terpisah, pengamat politik dari Unhas, Dr Andi Lukman Irwan mengatakan, statemen Danny ingin kembali berpaket Deng Ical hanya untuk menutupi disharmonisasi di pemerintahan yang dibangun selama ini. Beruntung, Deng Ical memahami persis tupoksinya sebagai wakil walikota dan mampu menunjukkan kedewasaannya dalam membangun iklim demokrasi yang damai dan inklusif.

“Kedewasaan Deng Ical itu tampak jelas dengan kemampuannya tetap memilih menjalankan amanah dan tugas pemerintahan sebagaimana sumpah jabatannya dari pada mempolitisasi agenda pemerintahan,” tegas Lukman.

(chaidir pratama/pojoksulsel)



loading...

Feeds