Gelar Pertemuan Keluarga, Istri Aziz Qahhar Bilang: Mammesa Ki

Keluarga besar Aziz Qahhar Mudzakkar foto bersama usai gelar pertemuan di Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu, Rabu (2/8/2017).

Keluarga besar Aziz Qahhar Mudzakkar foto bersama usai gelar pertemuan di Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu, Rabu (2/8/2017).

POJOKSULSEL.com, LUWU – Dr Sabriaty Aziz Qahhar, yang merupakan istri Aziz Qahhar Mudzakkar, turun langsung menyatukan simpul keluarganya demi melapangkan jalan suaminya memenangkan Pilgub Sulsel 2018. Sabriaty mengumpulkan keluarga besarnya untuk bersatu mendukung Aziz.

Diketahui, Aziz Qahhar Mudzakkar kembali maju di Pilgub Sulsel dengan menjadi bakal calon wakil gubernur Sulsel mendampingi Plt Ketua DPD Partai Golkar Nurdin Halid (NH-Aziz). Sabriaty menggelar silaturahmi dengan keluarga besarnya di Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu, Rabu (2/8/2017).

Silaturahmi yang digelar di kediaman Kepala Desa To’ Balo Haji Basri, dihadiri mantan Kepala Desa Bakti, Lanipa, Salowong Pandero. Salowong adalah paman Aziz Qahhar.

“Saya selalu ingat perkataan Ustaz Aziz. Da’maa yariibuka ilaa maa laa yariibuka” (tinggalkan yang meragukan kepada yang tidak meragukan). Yang tidak meragukan adalah Ustaz Aziz,” kata Sallowong

Masih di kesempatan yang sama, Sabriati Aziz Qahhar meminta kepada segenap keluarga besar Abdul Azis Abdullah dan Abdul Qahhar Mudzakkar, agar ‘mammesa’ (bersatu) memperjuangkan kebenaran bersama Ustaz Aziz. Hal serupa juga disampaikan Ibu Mami (Ibunda Sabriati Aziz). Kata dia, Ustaz Aziz tidak datang ke kita membawa sekian banyak uang.

Sebelum dialog seputar Nurdin Halid – Aziz Qahhar (NH-Aziz) dimulai, saudara laki-laki Sabriati, Jasbil mengukuhkan tim khusus. Tim tersebut terinspirasi dari perjuangan Abdul Azis Abdullah; bapak Sabriati. Ide Jasbil diperkuat Haji Basri sehingga keseluruhan keluarga yang hadir sepakat dengan nama Tim Pejuang Abdul Aziz Abdullah.

“Alhamdulillah tim pejuang Abdul Azis Abdullah merasa lega dan semangat untuk berjuang, setelah pertanyaan mereka terjawab dalam dialog atau sesi tanya jawab yang dipandu langsung Umi Sabriati,” ungkap Jasbil usai pengukuhan.

Insya Allah, lanjutnya, pertemuan ini adalah pertemuan perdana. Dengan demikian, akan diikuti pertemuan berikutnya yang lebih besar. Acara ditutup dengan foto bersama dan cenderamata NH-Aziz.

(gunawan/pojoksulsel)



loading...

Feeds