Ada Narkoba dalam Botol Liquid Vape

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Para sindikat narkoba tidak henti-hentinya menemukan cara untuk mengedarkan barang haramnya tersebut.

Yang terbaru, perdagangan narkoba jenis baru bernama ‘Liquid High’ dilakukan lewat media sosial.

“Pengungkapan ini berawal dari adanya informasi masyarakat bahwa ada transaksi narkotika jenis Liquid High yang dilakukan melalui media sosial Instagram dengan akun Mamen Liq,” kata Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Gidion Arif Setyawan.

Selanjutnya, kata dia, Tim Unit II Subdit II pimpinan Kompol Budi Cahyono menindaklanjuti dengan memesan likuid di Instagram tersebut.

Pesanan barang disepekati dengan harga Rp 2,5 juta untuk ukuran 60 ml.

“Uang ditransfer ke rekening tersangka GW alias Gantes,” kata dia.

Kemudian pada Kamis (6/7) transaksi dilakukan dengan cara barang dikirim melalui ojek online dan penyerahan barang dilakukan di belakang Universitas Al Azhar Kebayoran, Jaksel.

Polisi pun meminta ojek online untuk membawa anggota ke lokasi pengiriman barang.

Data pengirim pun diminta kepada ojek online tersebut

Sekitar pukul 16. 30 WIB, polisi akhirnya menemukan pengirim likuid narkoba yaitu MS alias Martino.

“Dari hasil pengeledahan ditemukan di dalam tas tersangka Martino tiga buah botol cairan Liquid High masing-masing berisi lima ml,” katanya.

Berdasarkan hasil interogasi, Martino mengambil cairan narkoba tersebut dari Gantes yang tinggal di kosan Dores, kamar Villa Real, jln kramat Jaya baru blok D2 no 27 Johar Baru, Jakpus.

“Sekitar pukul 18.30 GW alias Gantes ditangkap dan disita 27 botol cairan Liquid High lima ml,” ujarnya.

Dia menambahkan, tersangka GW alias Gantes mengatakan kalau barang tersebut didapatkan dari KH als Wawan.

“Pada Rabu (12/7) pukul 16.00 WIB, Wawan berhasil ditangkap di Mall Plaza Semanggi,” tandasnya.

(JPNN)

 



loading...

Feeds