Baca Ini Dulu sebelum Mendaftar CPNS Online

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com – Para pelamar CPNS sudah bisa melakukan pendaftaran online mulai pukul 10.00 WIB, Selasa (1/8/2017) hari ini. Pendaftaran tersebut bisa dilakukan di website https://sscn.bkn.go.id.

Lowongan yang tersedia cukup banyak. Yakni mencapai 19.210 kursi. Formasi CPNS baru yang tersedia hanya untuk Mahkamah Agung (MA) serta Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Perinciannya, kuota CPNS baru di MA 1.684 kursi. Semuanya untuk calon hakim. Sisanya 17.526 kursi di Kemenkumham. Paling banyak formasinya untuk sipir 14 ribu orang dan analisis keimigrasian 2.278 orang. Sisanya untuk jabatan teknis lainnya.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengatakan, panitia sudah mengantisipasi potensi lalu lintas akses ke website itu. Tim teknis BKN sudah membuat simulasi stress test. Hasilnya, website masih mampu atau bertahan dengan jumlah 500 ribu hits per detik. Jika nanti ada gangguan, BKN sudah menyiapkan skenario cadangan.

Intinya, dia berharap masyarakat mendaftar secepatnya. Tidak menumpuk di belakang menjelang penutupan pendaftaran. Kalaupun nanti pendaftar mendapati gangguan sistem, tidak perlu panik. ’’Kami akan umumkan solusinya. Jangan mudah tertipu website-website tidak jelas,” imbaunya.

Publik harus berpedoman pada informasi di website BKN atau Kemenpan-RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi).

Setelah pendaftaran yang dibuka selama satu bulan, masuk tahap ujian tulis. Tentu bagi pelamar yang lolos seleksi administrasi. Tes tulis untuk kelompok tes kompetensi dasar (TKD) dilaksanakan berbasis komputer.

Di kantor BKN pusat, 14 kantor regional BKN, tujuh kantor UPT BKN, serta di polda, kodam, serta fasilitas pemerintah lainnya. Setelah itu ada tes kompetensi bidang (TKB). Pelaksanaaan TKB dijalankan masing-masing instansi. Selain itu juga ada tes kesamaptaan untuk formasi tertentu.

Meski tes tulis (TKD) dilaksanakan di banyak tempat, Ridwan menjamin kerahasiaan. “Walaupun di kantor instansi di luar BKN, kerahasiaan naskah terjaga,” katanya.

Sebab, server utama ada di bawah kendali BKN. Unit komputer di lapangan hanya bersifat user atau client.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kemenpan-RB Herman Suryatman mengatakan, masyarakat harus teliti saat entri data pendaftaran online. Jangan sampai ada salah mengisi data. Sebab jika ada kesalahan, rawan tidak lolos saat seleksi administrasi. Pendaftaran online hanya untuk mendapatkan formulir pendaftaran.

Kemudian dilakukan pengiriman dokumen fisik ke alamat yang sudah ditetapkan masing-masing instansi. “Dokumen-dokumen yang dikirim juga barus dicek dengan teliti. Jangan cepat-cepat dikirim tanpa diperiksa ulang,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Lampung Bambang Haryono menyatakan tidak ada persiapan khusus menyambut penerimaan CPNS baru ini. Pasalnya, tahap awal dilakukan melalui sistem online.

’’Jadi semua terpusat ke Jakarta. Nanti baru dilakukan pengecekan oleh pusat. Bagi yang lolos nanti keluar nomor ujiannya,” terang Bambang saat dikonfirmasi.

Dia menjelaskan, pada tahun ini Lampung mendapatkan jatah penerimaan CPNS sebesar 3,02 persen dari total alokasi yang dibutuhkan. ’’Kami mendapatkan jatah sudah dari pusat itu. Tidak atas permintaan kami. Pusat langsung membagikan ke daerah,” paparnya.

Jika ditotal, Lampung akan mendapat jatah 531 CPNS. Jumlah tersebut terdiri dari lima formasi. Yang paling banyak adalah petugas tahanan alias sipir, yaitu 477 orang. Rinciannya, laki-laki sebanyak 402 dan perempuan 75.

(nas/JPC)



loading...

Feeds