Serunya Belajar Memotret ‘Tuyul’ di Washilah UINAM

Wahyudi Chala yang juga redaktur Pojoksulsel.com berkesempatan berbagi ilmu tentang 
Miniature Photography, yang merupakan bagian dari Toys Photography di Sekretariat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Informasi Mahasiswa Alauddin (LIMA) Washilah UIN Alauddin Makassar. IST/FAISAL MUSTAFA

Wahyudi Chala yang juga redaktur Pojoksulsel.com berkesempatan berbagi ilmu tentang Miniature Photography, yang merupakan bagian dari Toys Photography di Sekretariat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Informasi Mahasiswa Alauddin (LIMA) Washilah UIN Alauddin Makassar. IST/FAISAL MUSTAFA

OBJEK foto yang menarik tak selalu benda hidup. Objek mati pun bisa dibuat tampak hidup dengan kreativitas sang fotografer.

Minggu (30/7/2017) kemarin, Wahyudi Chala yang juga redaktur Pojoksulsel.com berkesempatan berbagi ilmu tentang
Miniature Photography, yang merupakan bagian dari Toys Photography di Sekretariat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Informasi Mahasiswa Alauddin (LIMA) Washilah UIN Alauddin Makassar.

“Dalam memotret Miniature Photography atau Toys Photography, sang fotografer yang paling berkuasa. Dia merangkap sebagai sutradara,” kata Wahyudi Chala.

IST/FAISAL MUSTAFA

Miniature Photography digelutnya secara otodidak. Kegemarannya mengumpulkan mainan berukuran kecil sejak dua tahun yang lalu, lalu dijepret dan di upload di Instagram.

Menurutnya, memotret mainan yang ukuran tingginya hanya 2 cm bukan hanya persoalan memencet shutter kamera. Namun harus membutuhkan kreativitas serta ide, agar foto miniature yang dihasilkan seolah-olah tampak hidup.

Jadi, semakin matang konsep dan idenya, ditambah komposisi foto yang menarik, maka hasilnya pun akan memuaskan.

Semua tehnik fotografi bisa masuk dalam miniature photography. Mulai dari fotografi macro hingga portrait.

Mainan yang dibawanya pun sungguh sangat mini. Ukurannya HO scale atau disebut 1:87. Ukurannya 87 lebih kecil dari aslinya.

“Sebenarnya ukuran mainan dalam miniature photography itu banyak. Dari 1:150 hingga 1:72. Tetapi saya lebih menyenangi 1:87,” ujarnya.

Menurut pemilik akun instagram @wahyudichala ini, karena ukurannya super mini, maka di kalangan penggiat miniature photography menyebut mainan ini dengan sebutan ‘tuyul’.

Beberapa koleksinya pun tak lupa dibawa dan ditatanya sedemikian rupa, sehingga para peserta magang Washilah UNAIM bisa mencicipi memotret miniature photography.

Selain berbagi ilmu miniature photography, Wahyudi Chala juga berbagi ilmu menulis berita dan membagikan sejumlah pengalamannya dalam kegiatan peliputan di beberapa media tempatnya bekerja.

CITIZEN REPORT:
Faisal Mustafa
Pengurus UKM LIMA Washilah UNAIM
Makassar



loading...

Feeds

politik sulsel, pemilu 2019, kpu maros, ppk maros, tes ppk maros

114 Calon PPK Maros Ikut Ujian Tulis

POJOKSULSEL.com MAROS – Sebanyak 144 calon Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kabupaten Maros mengikuti tes tertulis di Gedung Serbaguna …