Prabowo Tak Mungkin Berpasangan dengan Agus

Prabowo Subianto

Prabowo Subianto

POJOKSULSEL.coM, JAKARTA – Pertemuan antara SBY dan Prabowo Kamis lalu tak lepas dari tiga momentum politik Tanah Air yang sedang terjadi.

Penelitik Indo Survey dan Strategy, Herman Dirgantara menilai, pertemuan tersebut terkait soal penjajakan bergabungnya koalisi antara poros Gerindra-Partai Keadilan Sejahtera dan poros Demokrat-Partai Amanat Nasional.

“Sekalipun PAN saat ini mendukung pemerintah namun bisa dikatakan pertemuan mencoba untuk menjajaki duet poros Gerindra-PKS dan poros Demokrat-PAN. Dan, pertemuan itu tidak bisa lepas dari pengaruh tiga momentum yang terjadi di Tanah Air yakni polemik Perppu Ormas, dinamika UU Pemilu dan persiapan hajatan politik di 2018 serta 2019,” kata dia dilansir Rakyat Merdeka Online (RMol/Jawa Pos Grup).

Meski demikian, Herman menilai bahwa poros koalisi tersebut sangat sulit terwujud jika Prabowo dipaksakan berpasangan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang merupakan putra sulung SBY.

Dikarenakan keduanya sama-sama ngotot menjadi calon presiden, menurutnya, poros Gerindra-PKS dan poros Demokrat-PAN lebih mungkin berduet jika salah satu di antara Prabowo dan AHY tidak diusung.

“Saya kira Prabowo mustahil jadi cawapres, begitu pula AHY. Memang ada yang mau ngalah. Hampir mustahil komposisi Prabowo-AHY terwujud, apalagi kalau AHY-Prabowo. Keduanya kan juga sama-sama militer. Kalau mau, saya kira sudah harus mulai didorong tokoh alternatif dari dua poros itu,” pungkas dia.

(mam/jpg/JPC)



loading...

Feeds