Pelaku Sindikat Penipuan Asal Tiongkok Mayoritas Alumni SMA

Ilustrasi. INT

Ilustrasi. INT

TERBONGKARNYA sindikat penipuan online internasional di Kota Pahlawan bukanlah yang pertama kali. Oktober 2015, Satreskrim Polrestabes Surabaya pernah membongkar jaringan cyber crime itu. Saat itu sebanyak 32 orang WN Tiongkok dan Taiwan ditangkap setelah leluasa beraksi selama sembilan bulan di Indonesia.

Secara umum, mereka nyaman bekerja di Indonesia karena mudahnya akses dan jaringan internet. Mereka memanfaatkan visa kunjungan singkat. 

Kalau masa berlaku visa tersebut habis selama 30 hari, mereka bakal terbang kembali ke negaranya untuk memperpanjang visa. Atau tinggal sementara di negara tetangga seperti Malaysia maupun Singapura.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete yang saat operasi penangkapan 2015 menjabat sebagai Kasatreskrim Polrestabes Surabaya mengatakan bahwa cara kerja mereka cukup sistematis. 

Sasaran mereka memang korban yang punya masalah. Baik persoalan kartu kredit hingga permasalahan hukum. “Waktu itu mereka memanfaatkan VoIP (voice over internet protocol),” jelasnya pada JawaPos.com.

VoIp merupakan percakapan telepon lewat internet. Jadi bukan memanfaatkan sim card lokal seperti yang dipakai 150 pelaku cyber fraud yang teranyar ditangkap Sabtu lalu (29/7/2017).

Terlepas dari cara apapun menghubungi korban, Takdir mengatakan bahwa mereka memang dibekali kemampuan untuk membongkar database para korban secara online. Mereka sudah dilatih saat melancarkan operasinya di Indonesia. 

“Sindikat yang dulu ditangkap itu rata-rata lulusan SMA tinggal di flat kumuh. Tapi di sini mereka bisa sewa rumah yang nilainya Rp 100 juta setahun,” lanjut pria yang juga pernah menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak tersebut.

Sindikat penipuan online yang didalangi WNA itu memang berani membayar mahal untuk tempat beroperasi. Sederhana saja, kontrol apartemen maupun perumahan elit tidak begitu kuat. 

“Aktifitas mereka di dalam rumah tertutup, sulit diawasi. Sindikat yang pernah kami bongkar saat itu saja sudah menyewa delapan rumah dan 18 kamar hotel,” sebut alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1998 tersebut.

Menurut Takdir, meskipun tertutup di lingkungan rumah, para pelaku sebenarnya juga bisa berbaur. Terlebih saat mereka membutuhkan perlengkapan hidup seperti sabun mandi, pakaian, makan, hingga obat-obatan.

Berdasar keterangan yang pernah dikorek Satreskrim Polrestabes Saat itu, mereka tidak pernah kuatir saat keluar ke mal atau pusat perbelanjaan lainnya. 

“Mereka ini mudah berbaur, terutama di kota-kota yang banyak warga Tionghoanya. Mereka santai saja keluar rumah, sebab nggak bakal ada yang curiga,” tutur polisi yang mendapat sebutan Nette Boy tersebut.

Soal sindikat yang ditangkap Sabtu lalu, Takdir belum tahu apakah mereka masih satu jaringan atau tidak dengan yang pernah ditangkap 2015 lalu. Namun satu hal yang pasti, mereka memang tidak menyasar warga negara Indonesia. 

“Tapi polisi dimanapun tetap akan mewaspadai hal-hal semacam ini. Modus operandinya sudah terbaca. Yang paling penting adalah kontrol pengawasan dari seluruh pihak,” ucapnya. 

(did/JPC/pojoksulsel)



loading...

Feeds

selebriti indonesia, berita selebriti indonesia, pojokulsel.com, pojoksulsel, pojok sulsel, berita terkini selebriti, berita terkini, online makassar, berita online makassar, berita terkini opick, ayah opick meninggal dunia, ayah opick meninggal

Opick Digugat Cerai Sang Istri

POJOKSULSEL.com – Rumah tangga penyanyi lagu religi Opick dikabarkan tengah renggang. Apalagi, Opick dikabarkan digugat cerai oleh istrinya, Dian Rositaningrum. …
selebriti, Indadari Mindrayanti, penyakit langka istri caesar, caesar, penyakit istri caesar, penyakit langka Indadari Mindrayanti, Indadari Mindrayanti sakit

Benarkah Istri Caisar Keguguran?

POJOKSULSEL.com – Istri Caisar, Indadari, tengah ramai diperbincangkan warganet. Hal ini lantaran posting-annya di Instagram story yang mengunggah foto duren. …

Paskibraka Pakai Cadar Bikin Heboh

POJOKSULSEL.com, TASIKMALAYA – Media sosial dihebohkan dengan Paskibra Tasikmalaya memakai cadar saat upacara HUT ke-72 RI. Foto itu memperlihatkan semua …