Khofifah Serukan Muslimat NU Jaga Terus Merah Putih

Suasana peringatan Harlah Muslimat NU ke 71 di GOR Dabonsia, Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (30/7/2017).

Suasana peringatan Harlah Muslimat NU ke 71 di GOR Dabonsia, Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (30/7/2017).

POJOKSULSEL.com, BOJONEGORO – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), Khofifah Indar Parawansa menyerukan seluruh anggota Muslimat NU untuk selalu menjaga Indonesia agar tetap kuat, utuh, dan satu.

“Indonesia harus kita rawat baik-baik. Ini tugas kita bersama dan Muslimat NU harus ambil bagian dalam tugas tersebut,” kata Khofifah saat peringatan Harlah Muslimat NU ke 71 di GOR Dabonsia, Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (30/7/2017).

Menurut Khofifah, Indonesia adalah negara yang unik dengan beragam etnik, agama, bahasa, kebiasaan, dan adat-istiadat serta budaya. Khofifah menyebut Indonesia adalah rahmat yang diberikan Allah SWT.

Karenanya, persatuan dan kesatuan bangsa harus tetap dikedepankan. Perbedaan harus dimaknai sebagai sebuah anugerah.

“Jangan nodai merah putih dengan narkoba, korupsi, terorisme, radikalisme. Jaga merah putih, jaga negeri ini, jaga NU,” seru Khofifah didepan ribuan anggota muslimat NU Bojonegoro.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah membagikan belasan bendera merah putih kepada seluruh pengurus anak cabang (PAC) Muslimat NU Bojonegoro. Selanjutnya seluruh pengurus diminta membentangkan bendera tersebut dan mengepalkan tangan sembari menyanyikan lagu “Ya Ahlal Wathan” karya KH Abdul Wahab Chasbullah.

“Mari semua ibu-ibu, kita kepalkan tangan sebagai tanda komitmen kita dalam menjaga NKRI dan menyebarkan Islam rahmatan lilalamin demi terciptanya BaldatunThoyyibatun Wa Robbun Ghofur,” katanya

Tidak lama, lagu yang berisi syair tentang cinta tanah air tersebut menggema di seluruh sudut GOR Dabonsia Bojonegoro. Ribuan ibu-ibu yang sebagian besar datang dengan menggunakan truck, mobil pick up dan L-300 itu serempak melafalkan lagu tersebut.

GOR yang berkapasitas 7000 orang tersebut tidak mampu menampung seluruh anggota muslimat dari berbagai kecamatan di Bojonegoro. Alhasil mereka yang tidak kebahagian tempat memenuhi areal parkir GOR.

Khofifah menambahkan, aksi tersebut dilakukan untuk mempertebal semangat kebangsaan, cinta tanah air, patriotisme seluruh anggota Muslimat NU.

“Saya ingin menyebarkan rasa kebangsaan, kebanggaan, dan membangkitkan memori kesatuan kita. Bendera Merah Putih adalah identitas sekaligus menjadi alat pemersatu kita,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga membagikan 100 paket bantuan kepada lansia.

Rilis:
Humas PP Muslimat NU



loading...

Feeds