Pengguna Akun Donald Bali yang Hina Agama Islam Ditangkap. JARRAKO!

DIS ditangkap Polda Bali setelah dilaporkan atas dugaan penistaan agama Islam. foto : RadarBali/JPG

DIS ditangkap Polda Bali setelah dilaporkan atas dugaan penistaan agama Islam. foto : RadarBali/JPG

POJOKSULSEL.com, BALI – Jika Anda pengguna Youtube, pasti tidak asing dengan sosok yang satu ini. Belasan videonya viral dengan materi menghina agama Islam diunggah ke Youtube.

Ternyata, setelah cukup banyak meresahkan, pria berinisial DIS (39), ini diringkus Tim Cyber Polda Bali di wilayah Tabanan.

DIS ditangkap setelah meng-upload beberapa video yang isinya berbau Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA), di media sosial Youtube dengan akunya bernama Donald Bali.

Kasubdit II Dit Reskrimsus AKBP I Nyoman Resa menyatakan, pria kelahiran Jember, Jawa Timur itu ditangkap atas temuan Tim Cyber Mabes Polri yang menemukan akun Youtube bernama Donald Bali. Dalam akun tersebut tersirat adanya ujaran kebencian pemilik akun terhadap Islam.

Atas temuan itu, Tim Cyber Mabes Polri berkoordinasi dengan Tim Cyber Polda Bali melacak siapa pemilik akun tersebut.

Berdasarkan laporan itu, Tim Cyber Polda Bali dipimpin Kanit IV Ditreskrimsus Polda Bali Kompol I Wayan Wisnawa Adiputra, berkoordinasi dengan Satuan Reskrim Polres Tabanan untuk melacak keberadaan pemilik akun.

Setelah diketahui, tim langsung melakukan penggerebekan di rumah pelaku DIS.

“Kepada penyidik, tersangka DIS mengaku sengaja merekam dan mengunggah video ke jejaring sosial Youtube di akun Donald Bali. Tersangka mengaku merasa tidak puas terhadap ucapan para ulama. Selain itu tujuan unggahan tersebut yakni untuk mengekspresikan ide dan sebagai bentuk kontrol atau kritik terhadap para ulama,” terang Kasubdit II Ditreskrimsus AKBP I Nyoman Resa didampingi Kaur Kemitraan Subbid Penmas Bidhumas Polda Bali Kompol Ismi Rahayu, di Ruang IMM Bidhumas Polda Bali, Rabu (26/7/2017) seperti dilansir RadarBali (Jawa Pos Group).

Sejatinya, tidak hanya soal ulama, dia juga sempat mengunggah video berjudul “Syahadat Islam”. Dia mempersoalkan kalimat pengakuan keimanan seorang muslim itu. Menurutnya, kesaksian dalam dua kalimat syahadat dianggap sah jika orang yang mengucapkan sudah bertemu Allah dan Nabi Muhammad sebagai Rasul Allah. Jika belum bertemu, menurutnya, hal itu kesaksian palsu.

Sementara itu, tersangka DIS mengaku merekam ucapan dan adegan SARA dengan menggunakan HP Vivo miliknya dan selanjutnya di unggah ke akun Youtube Donald Bali.



loading...

Feeds