Dana Pasar Darurat Sumpang Minangae Parepare di-Mark-Up?

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com, PAREPARE – Dugaan mark-up anggaran pembangunan fisik Pasar Darurat Sumpang Minangae, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), mencuak.

Dana sebesar Rp 134.795 juta untuk pembangunan pasar darurat tersebut tidak sesuai dengan fisik di lapangan.

Bangunan lapak yang berdiri hanya dari balok kayu, lantai dari papan, atap dari tenda plastik dengan kualitas no 3, membuat warga pedagang pasar tak nyaman berjualan.

“Balok dan papannya sekarang sudah banyak yang kalah pak,”kata salah seorang warga yang enggan namanya disebut. Kamis (27/7/2017).

Proyek pasar darurat itu sendiri berdiri tak jauh dari pasar utama yang sementara ini di bangun. Letaknya di Kawasan Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki, Parepare.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kantor Dinas Perdagangan, Sabar, membantah hal itu. Dia mengklaim pasar tersebut sudah sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB).

“‎Tabe Dinda..anggaran lapak2 kurang lebih 114 jt sesuai RAB,”tulis Sabar, melalui pesan singkatnya. (haerul amran/pojoksulsel)



loading...

Feeds