SMSI Sudah Terbentuk di 27 Provinsi di Indonesia

Suasana Rakernas SMSI di Hotel Harris Jalan Bangka, Surabaya, Jawa Timur (26-27/7). | IST

Suasana Rakernas SMSI di Hotel Harris Jalan Bangka, Surabaya, Jawa Timur (26-27/7). | IST

POJOKSULSEL.com, SURABAYA – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) sukses menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pertama di Hotel Harris Jalan Bangka, Surabaya, Jawa Timur (26-27/7). Rapat kerja perdana bertajuk ‘Membangun Industri Media Siber yang Sehat’ itu sengaja dilakukan untuk membahas langkah strategis organisasi di masa mendatang.

Tak ketinggalan, dialog seputar media siber juga digeber dengan menghadirkan beberapa narasumber nasional di antaranya Menteri Kominfo RI Rudiantara, Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo, serta Dahlan Iskan dan Rizal Ramli, keduanya merupakan penasihat organisasi yang menampung para pemilik media siber ini.

Ketua Umum SMSI Teguh Santosa dalam sambutannya menyampaikan, organisasi yang dipimpinnya fokus membenahi kepengurusan internal sebagai salah satu syarat agar nantinya SMSI bisa masuk menjadi konstituen Dewan Pers.

“Momen ini juga sebagai ajang silaturahmi, karena sejak SMSI terbentuk, baru kali ini diadakan momen nasional yang menghadirkan seluruh kepengurusan di Indonesia,” katanya.

Dikatakan Teguh, belakangan ini begitu mudahnya orang membuat media online. Hanya bermodal domain dan sewa hosting media online sudah berdiri. Namun, kualitas dan pertanggungjawaban publik yang kemudian muncul.

“Nah inilah pentingnya kita berserikat. SMSI ini membantu dewan pers mengurus media cyber di daerah, kata Teguh.

Sekretaris Umum SMSI Firdaus menyampaikan, peserta Rakernas yang hadir sebanyak 120 orang dari 27 provinsi di Indonesia. Ia berharap, usai Rakernas perdana ini, kepengurusan SMSI akan ada di seluruh provinsi.

Selain itu, rapat ini juga meminta kepengurusan di setiap provinsi untuk menghimpun perusahaan pengelola media siber, untuk bergabung. Tentunya disertai dengan mengisi formulir dan melampirkan persyaratan sesuai dengan ketentuan Dewan Pers, misalnya terkait legalitas perusahaan.

“Di daerah itu ada dua jaringan media online nasional dan online global. Kita mesti berorganisasi SMSI salah satunya. Kita mau itu,” katanya

Kabag Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera yang mengawakili Kapolda Jatim mengatakan, memang sangat dibutuhkan peran SMSI merangkul menjamurnya media online di era medsos ini. SMSI akan menjadi wadah baru bagi teman-teman pers dan wartawan.

“Sudah lama kami dambakan hadirnya wadah seperti ini. Sejak dari Sulsel saya bertugas sudah melakukan komunikasi dengan media-media yang ada. SMSI ini tentu akan menjadi entitas baru di dunia pers dan jurnalistik.

(rilis/muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds

politik sulsel, pemilu 2019, kpu maros, ppk maros, tes ppk maros

114 Calon PPK Maros Ikut Ujian Tulis

POJOKSULSEL.com MAROS – Sebanyak 144 calon Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kabupaten Maros mengikuti tes tertulis di Gedung Serbaguna …