Epicentrum Politica: Ini Kriteria Pendamping Danny di Pilkada Makassar

Danny Pomanto

Danny Pomanto

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Danny Pomanto hampir dipastikan akan kembali maju bertarung dengan status incumbent atau petahana di Pilkada Makassar 2018. Hanya saja, siapa kandidat yang bakal mendampingi Danny Pomanto, yang kini menjabat sebagai walikota Makassar, masih menjadi tanda tanya.

Sejumlah nama disebut-sebut akan menjadi pendamping alumni Arsitektur Universitas Hasanuddin (Unhas) ini di Pilkada Makassar 2018, mulai dari kalanan politisi, pengusaha, hingga birokrat.

Terkait siapa pendamping yang tepat untuk Danny Pomanto, Direktur Epicentrum Politica Iin Fitriani memberikan beberapa kriteria terkait bakal calon pendamping Danny Pomanto. Pertama, apapun latar belakangnya, calon “02” Danny Pomanto harus orang yang berpengalaman di pemerintahan dan paham arah kepentingan eksekutif maupun legislatif secara internal serta eksternal.

Sehingga, katanya, pendamping Danny Pomanto nantinya mampu memagari Danny Pomanto untuk melanjutkan visi dan misinya jika kelak terpilih lagi.

“Kedua, calon pendamping Danny harus punya pengaruh diirisan dukungan loyalis SYL (Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo), IAS (mantan Walikota makassar Ilham Arief Sirajuddin), dan NH (Plt Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Nurdin Halid). Tiga irisan dukungan yang kental pengaruhnya di Kota Makassar secara khusus dan Sulsel secara umum,” ungkap Iin saat ditemui di Kota Makassar, Selasa (25/7/2017).

Ketiga adalah calon pasangan DP (singkatan nama Danny Pomanto) harus punya kemampuan komunikasi lintas partai, sehingga bisa memperkecil kemungkinan bentrokan konflik yang biasanya menjadi penghalang besar bagi stabilitas roda pemerintahan.

Pengalaman tersebut sudah dialami DP 5 tahun belakangan ini. Benturan berbagai kepentingan yang menghasilkan ketidakpuasan, berujung pada peluang besar retaknya kekompakan “DIA” di Pilkada Makassar 2018 mendatang.

Diketahui, pada Pilkada Makassar 2013, Danny Pomanto berpasangan dengan Syamsu Rizal MI, akrab disapa Deng Ical. Pasangan dengan tagline DIA ini berhasil menang dengan mengalahkan lawan mereka.

“Keempat, DP harus mempertimbangkan ketokohan calon wakilnya. Calon pendamping ini haruslah orang yang mampu mendongkrak pencalonan Danny jika dipasangkan bersamanya,” tutur Iin.



loading...

Feeds