Tanpa Perwali, DPRD Sebut Masih Banyak Perda Mandul

Abdi Asmara

Abdi Asmara

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar mengingatkan Pemkot Makassar terkait sejumlah Peraturan Daerah (Perda) yang belum berjalan maksimal hingga kini.

Ketua Komisi A, Abdi Asmara mengungkapkan hal tersebut, Minggu (23/7/2017).

Menurut Abdi, banyak Perda yang dikeluarkan oleh pemerintah kota tidak berjalan, diantaranya bahkan ada yang belum diperkuat petunjuk teknis berupa peraturan wali kota (Perwali).

Apalagi, tambah Abdi, keluarnya Perda tersebut memakai anggaran yang nilainya tidak sedikit, “Perda itu kan dibahas bersama di legislatif, artinya bukan hanya anggaran yang keluar sia-sia tetapi juga tenaga kita,” jelasnya.

Abdi pun merunut, tahun 2009 lalu Pemkot membuat aturan untuk menghilangkan gudang dalam kota. Namun, aturan tersebut tidak disertai dengan tindakan. Tidak hanya itu, Perda lain seperti, Pendidikan baca tulis Al Quran Nomor 1 tahun 2012, dan Perda Pemberdayaan Pasar Tradisional dan Penataan Pasar Modern di Kota Makassar, Perda No 2 tahun 2008 tentang pembinaan anak jalanan dan sejumlah peraturan daerah lainnya pun dinilai tidak efektif.

”Perda yang sudah disahkan butuh waktu minimal setahun setelah dikeluarkan sudah harus ada Perwalinya. Ini juga yang jadi penyebab mengapa banyak Perda yang mandul,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi C Andi Pahlevi mengatakan, pemerintah mestinya terus mengupayakan penegakan Perda yang telah digodok bersama dengan legislatif dan bekerja sama dengan setiap SKPD yang terkait di dalamnya,” Masalah ini sudah berulang kali dewan soroti, namun pemerintah sepertinya tetap abai dan tidak mengindahkannya,” ungkapnya.

(chaidir pratama/pojoksulsel)



loading...

Feeds

politik sulsel, pemilu 2019, kpu maros, ppk maros, tes ppk maros

114 Calon PPK Maros Ikut Ujian Tulis

POJOKSULSEL.com MAROS – Sebanyak 144 calon Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kabupaten Maros mengikuti tes tertulis di Gedung Serbaguna …