Rencana Pengangkutan Turbin PLTB Sidrap Mulai Diprotes Warga

Jalan Jendral Ahmad Yani ditutup‎ sementara kendaraan dialihkan ke Jalan lasimng.

Jalan Jendral Ahmad Yani ditutup‎ sementara kendaraan dialihkan ke Jalan lasimng.

POJOKSULSEL.com, PAREPARE – Warga pengguna jalan khususnya di jalur transportasi yang akan dilalui kendaraan pengangkut peralatan utama proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) mulai resah.

Warga khawatir, kendaraan dengan bobot besar pengangkut alat utama berupa turbin tersebut, berpotensi menganggu aktivitas mereka.

 

“Ini belum apa-apa kondisi arus lalulintas di jalur pengalihan makin sembrawut. Jalan Jendral Ahmad Yani, poros Sidrap, dialihkan,”kata Irwan, p‎engguna jalan.

Tak jarang, kata Irwan, pengguna jalan nyaris kecelakaan akibat pengalihan jalur lalulintas tersebut.

“Tentu kami resah karena warga yang dirugikan. Belum lagi nanti jika kendaraan pengangkut peralatan itu lewat dijalur yang sudah disiapkan,”kata dia.

Seperti yang diketahui, proyek pembangunan PLTB sendiri ditargetkan rampung pada 2017 mendatang.

Alat itu direncanakan menggunakan jalur laut yakni diangkut dari Pelabuhan Internasional Soekarno-Hatta Makassar ke Pelabuhan Nusantara Parepare‎, kemudian menggunakan jalur darat menuju lokasi proyek di Kabupaten Sidrap.

Peoyek itu juga sempat terkendala  karena adanya kecaman dari sejumlah pihak baik dari pemerintah Pare-pare maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Sulsel.

Kekhawatiran mereka sama dengan warga, yakni jika transportasi yang digunakan untuk membawa peralatan proyek PLTB berpotensi merusak lingkungan dan keindahan kota tersebut.

Hanya saja, pihak-pihak yang awalnya mengecam hal itu seolah terbius dan akhirnya luluh. (haerul amran/pojoksulsel)



loading...

Feeds