Menghidupkan Kembali Si Komo di Hari Anak Nasional

Ilustrasi Si Komo

Ilustrasi Si Komo

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Minggu (23/7/2017) hari ini, bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional.

Pemerhati anak, Seto Mulyadi, memiliki harapan besar dalam peringatan Hari Anak Nasional tahun ini.

Pria akrab disapa Kak Seto itu berharap agar semua pihak bijak dan menyaring tayangan-tayangan televisi yang didominasi tayangan remaja dan kurang mendidik.

“Semua pihak, termasuk Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), agar lebih kritis terhadap tayangan yang tak sesuai untuk anak,” harapnya, Minggu (23/7/2017).

Kak Seto juga mengaku, dirinya saat ini tengah berupaya agar bisa kembali menayangkan karakter Si Komo di layar televisi.

Hal itu disebutnya atas permintaan orangtua yang banyak mengeluhkan banyaknya tayangan televisi yang tak mendidik.

Pria kelahiran Klaten, Jawa Tengah ini memiliki mimpi di era saat ini kejayaan Si Komo bisa kembali hadir.

Selain itu, juga dengan lagu-lagu anak seperti di era tahun 90-an yang edukatif dan betul-betul memberikan nuansa pendidikan untuk anak.

“Sedang menanti kerja sama dengan pihak televisi, juga untuk lagu-lagu anak,” ungkapnya.

Kak Seto sangat berharap di Hari Anak Nasional ini mimpi besarnya menghidupkan lagi Si Komo bisa terwujud.

Bagaimana pun anak-anak sangat perlu tayangan yang sifatnya mendidik dan memberikan pesan moril. Apalagi di tengah nilai toleransi yang sudah perlahan-lahan pudar.

“Saya sudah mencoba menghubungi beberapa stasiun televisi dengan harapan bisa lampu hijau,” pungkasnya.

Tokok karakter Si Komo diambil dari hewan yang hanya ada di Indonesia, yakni Komodo. Dalam ceritanya Si Komo ditemani oleh tokoh lain.

Di antaranya, Belu si bebek lucu, Dompu si domba putih, Piko si sapi, Ulil si ulat kecil dan Cendi si burung cendrawasih.

(JPC/pojoksatu)



loading...

Feeds

Coba Cara Ini Agar Sperma Sehat

POJOKSUSLEL.com – Makanan yang dikonsumsi tiap hari wajib mengandung energi dan gizi seimbang yang dibutuhkan oleh tubuh. Selain makanan, ternyata …