Serapan PAD Tak Maksimal, DPRD Makassar Sebut Banyak Oknum “Bermain”

Anggota DPRD Makassar Irwan Djafar | DOK. POJOKSULSEL

Anggota DPRD Makassar Irwan Djafar | DOK. POJOKSULSEL

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – DPRD Makassar mengaku pesimis target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,2 triliun di tahun 2017 bisa terealisasi. Pasalnya, banyaknya oknum yang “bermain” di sektor pajak menjadi salah satu penyebabnya. Hal itu diungkapkan Anggota Komisi B DPRD Makassar, Irwan Djafar.

“Masih banyak sekali oknum dek yang bermain, jadi sampai sekarang PAD kita rendah terus,” kata Irwan di DPRD, Kamis (20/7/2017).

Serapan pajak di berbagai sektor penerimaan PAD, Badan Pendapatan Daerah(Bapeda) Kota Makassar tidak terserap dengan karena ada oknum-oknum yang bermain. Khususnya sektor pajak hotel dan restoran.

Irwan mensinyalir ada oknum di Bapeda yang bermain di balik penagihan pajak yang ditarget sebesar Rp142 miliar pada tahun 2017 ini.

“Kita juga akan tunggu kinerja satgas penarik pajak ini apakah dengan adanya mereka penagihan pajak kita bisa maksimal,” ungkapnya.

Tak berhenti disitu, Ia juga berisiatif mengusulkan ke komisi B agar penagihan pajak di Bapeda utamanya pajak hotel dan restoran untuk pelibatan pihak kejaksaan dalam memeriksa keuangan perusahaan hotel dan restoran yang ada di Makassar, termasuk penagih yang ada di Bapeda.

“Karena ini termaksud penggelapan pajak, jadi wajib kita libatkan kejaksaan biar mereka masuk memeriksa, kita hanya sekedar menjadi pengawas saja,” tuturnya.

Sekedar diketahui, jumlah hotel di Makassar sendiri telah mencapai 265 unit, 90 persen hotel tersebut telah melaporkan potensi pajaknya, dengan okupansi 40 persen.

(chaidir pratama/pojoksulsel)



loading...

Feeds

politik sulsel, pemilu 2019, kpu maros, ppk maros, tes ppk maros

114 Calon PPK Maros Ikut Ujian Tulis

POJOKSULSEL.com MAROS – Sebanyak 144 calon Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se Kabupaten Maros mengikuti tes tertulis di Gedung Serbaguna …