Didenda PSSI, Coach Robert Ogah Bayar Rp 10 Juta

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts. | DOK.  POJOKSULSEL

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts. | DOK. POJOKSULSEL

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts bersikukuh tidak melakukan pelanggaran yang dituduhkan kepadanya. Sebab itu, ia enggan membayar denda Rp 10 Juta kepada Komdis PSSI.

Melalui sidang Komdis PSSI ke-9 yang memutuskan sejumlah sanksi dan denda atas pelanggaran di Liga 1 dan Liga 2. Salah satunya sanksi berupa denda uang Rp 10 juta kepada Robert yang dinilai melakukan protes berlebihan saat PSM dijamu Persib Bandung.

Robert menyebut, sanski itu adalah lelucon, sebab ia merasa sama sekali tidak melakukan protes keras kepada wasit. “Sanksi itu sangat lucu bagi saya karena saya tidak pernah melakukan pelanggaran itu,” kata Robert.

Ia mengakui, jika dirinya memang masuk dalam lapangan setelah pertandingan, tapi bukan melakukan protes. “Saya mau berjabat tangan dengan wasit dan mengucapkan terima kasih atas pertandingannya,” ungkap Robert Alberts.

Hanya saja, menurut pelatih asal Belanda itu, wasit utama Agus Fauzan Arifin tetap menolak berjabat tangan, meskipun sudah mencoba tiga kali.

“Saya lalu beralih menjabat tangan asisten wasit, habis itu baru dia (wasit utama) mau berjabat tangan dengan saya,” urainya.

Dengan alibi ini, Robert mengkalim jika dirinya tidak salah dan menolak membayar sanksi yang dijatuhkan padanya. “Buat apa saya membayar denda yang saya tidak lakukan. Kalau saya salah, saya siap terima konsekuensinya. Saya tidak bisa mengerti, saya tertawa atas sanksi ini,” katanya.

(islamuddin dini/pojoksulsel)



loading...

Feeds