Oops! 4.395 Pelanggan PDAM Parepare Menunggak. Siap-siap DIBONGKAR!

Ilustrasi - Walikota Parepare Taufan Pawe saat memantau langsung kondisi instalasi pipa PDAM Parepare di Salo Karajae, Senin (15/8/2016).

Ilustrasi - Walikota Parepare Taufan Pawe saat memantau langsung kondisi instalasi pipa PDAM Parepare di Salo Karajae, Senin (15/8/2016).

POJOKSULSEL.com, PAREPARE – Kepala Bidang Teknik Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Parepare Sukarno Banda mengungkapkan, sebanyak 50 persen pelanggan PDAM tidak melakukan pembayaran atau sekitar 4.395 pelanggan

“Itu dari 8.790 jumlah pelanggan,” katanya, Kamis (20/7/2017). Olehnya itu, ribuan pelanggan PDAM Parepare yang membandel akan diberikan tidakan tegas.

Jumlah itu, kata dia, tersebar di empat kecamatan di Kota Parepare. Dia menjelaskan, dengan kondisi demikian PDAM sulit untuk profit dari segi penghasilan.

Pasalnya, tarif yang berlaku adalah tarif di bawah harga rata-rata penjualan yakni Rp2.200 per kubik, sedangkan harga produksi sebesar Rp3.800 per kubik.

“Belum lagi biaya bulanan yang harus kami keluarkan yaitu, bayar listrik sebesar Rp 400 juta, bayar gaji pegawai juga Rp 400 juta. Belum lagi biaya operasional lainnya,” bebernya.

Direktur Utama PDAM Parepare Lukman Hakim mengungkapkan, untuk menangani pelanggan yang menunggak pihaknya telah membentuk tim penyegelan dan pembongkaran.

“Timnya terdiri dari 14 orang, masing-masing tujuh orang untuk penyegelan dan tujuh orang juga untuk pembongkaran,” tegas dia.

Dia mengemukakan, sejauh ini tim tersebut masih terus melakukan tugasnya, dan telah berjalan selama dua bulan. Hanya saja pihaknya belum melakukan rekapitulasi data terkait hasil kerja kedua tim tersebut.

(haerul amran/pojoksulsel)



loading...

Feeds