Betulkah Mantan Pacar Awkarin Bunuh Diri dengan Sianida?

Oka Mahendra Putra dan Awkarin. Foto: IST

Oka Mahendra Putra dan Awkarin. Foto: IST

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Kematian eks CEO Takis Entertainment Oka Mahendra Putra cukup mengejutkan banyak pihak.

Terlebih, muncul desas desus kalau Oka Mahendra Putra meninggal karena bunuh diri dengan cara menenggak sianida.
Penyebabnya, pria yang hendak berulang tahun ke-23 itu disebut-sebut terlilit hutang setelah perusahaannya gulung tikar.

Namun, kabar tersebut dibantah pihak berwajib. Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alexander menyatakan tidak menerima laporan kasus bunuh diri atas nama Oka Mahendra Putra.

Pernyataan serupa disampaikan Humas Polda Metro Jaya Kombespol Argo Yuwono. ”Kalau memang bunuh diri, pasti pihak keluarganya melapor kepada kami. Hingga sekarang, kami sama sekali tidak menerima laporan apa pun,” jelas Argo saat dihubungi kemarin.

Meski begitu, dia mengungkapkan, pihaknya akan menyelidiki perkara itu. Masih banyak hal yang perlu diusut untuk memperoleh kejelasan kasus.

”Pihak keluarga juga sebaiknya melapor untuk kasus-kasus seperti ini,” kata Argo.

Oka meninggal dunia Selasa (18/7) malam. Jenazahnya dimakamkan di San Diego Memorial Park, Karawang, Jawa Barat, kemarin siang Rabu (19/7).

Pemakaman itu dijaga ketat. Awak media dilarang meliput. Keluarga pun tidak mau memberikan komentar apa pun.

”Permintaan dari keluarga, katanya nggak boleh ada yang masuk selain kerabat dan pengunjung lain,” ungkap penjaga pemakaman.

Semasa hidup, Oka lebih dikenal sebagai kekasih selebgram Karin Novilda alias Awkarin. Sosoknya menimbulkan kontroversi sekaligus kekaguman.

Pada usia 22 tahun, Oka yang merupakan lulusan sekolah bisnis di Amerika Serikat mendirikan sebuah talent management, Takis Entertainment.

Dia bergerak di ranah yang tak banyak dilirik, yaitu menangani manajemen selebriti dengan platform media sosial. Spesialisasinya adalah seleb Instagram dan YouTube yang punya rekam jejak kontroversial.

Awkarin, Anya Geraldine, serta rapper Young Lex adalah beberapa selebriti dunia maya yang ditanganinya.

”Banyak orang yang benci. Tapi, ini murni bisnis,” ucapnya saat itu.

Bagi dia, segala bentuk kontroversi adalah promosi. Jumlah views di YouTube adalah komoditas serta lebih penting daripada banyaknya orang yang mengeklik dislike.

Seleb-seleb seperti Awkarin atau Anya Geraldine, menurut dia, punya potensi untuk sukses. Sebab, mereka punya basis fans dan haters yang sama besar.

Hasilnya, di tangan Oka, Awkarin dan Young Lex semakin populer meski memiliki banyak haters.

Awkarin, misalnya, dari sekadar ratu endorsement akhirnya merambah dunia musik hingga membuat lagu berjudul Bad serta Candu. Dia juga memperbaiki image Awkarin. Belakangan, Oka berpacaran dengan gadis 20 tahun itu.

Kejayaan Takis, rupanya, tak lama. Beberapa bulan lalu, berembus kabar bahwa agensi hiburan itu bangkrut. Awkarin sempat menuturkan bahwa gajinya belum dibayar manajemen. Hal tersebut, tampaknya, memicu dugaan bahwa Oka bunuh diri.

(JPG)



loading...

Feeds