Tuntut Ganti Rugi, Warga Kembali Tutup Tol Makassar

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Warga dan Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) kembali menutup jalan Tol Reformasi Makassar, Rabu (18/7/2017).

Kordinator Lapangan GAM Yudha mengatakan, pihaknya turun bersama warga membantu ahli waris pemilik lahan untuk mendapatkan haknya dalam hal ini sisa uang ganti rugi lahannya yang dibebaskan menjadi jalan tol reformasi Makassar sejak tahun 2001.

“Kami perlu luruskan ini bukan aksi penutupan jalan tol tapi aksi mengambil kembali lahan milik ahli waris yang dimanfaatkan sebagai jalan tol sementara uang ganti ruginya tak dibayar rampung melainkan hanya dibayar 1/3 saja,” tegas Yudha.

Menurut Yudha total lahan milik ahli waris yang dimanfaatkan sebagai jalan tol reformasi Makassar seluas 12 Ha lebih dimana lahan yang baru terbayarkan oleh Kementerian PU-PR seluas 2 Ha lebih.

“Sisa pembayaran lahan yang belum dibayarkan itu senilai Rp 9,24 miliar lebih. Sementara yang sudah dibayarkan pada tahap pertama tahun 1998 yakni sepertiga lahan seluas dua hektare lebih senilai Rp 2,5 miliar kala itu. Total lahan digunakan tol sekitar 12 hektare lebih ,”jelas Yudha.

Yudha menengaskan bahwa selama Kementerian PU-PR tak menyerahkan uang sisa ganti rugi lahan kepada ahli waris, maka GAM dan warga akan tetap bertahan sampai titik darah penghabisan.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds