Setnov Kirim Surat ke KPK Pasca Ditetapkan Tersangka, Ini Balasannya

Setya Novanto

Setya Novanto

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengirimkan surat penetapan tersangka kepada Ketua DPR Setya Novanto.

Itu menyusul penetapan tersangka Novanto dalam kasus dugaan korupsi terkait proyek pengadaan kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP), Senin (17/7/2017) kemarin.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, pihaknya sudah menerima surat dari Setnov terkait permintaan surat penetapan tersangkanya. Selanjutnya, KPK akan mempelajari surat tersebut.

“Seperti halnya kasus lain, untuk pemberitahuan akan disampaikan pada tersangka dan dikirimkan ke yang bersangkutan,” kata Febri saat dikonfirmasi, Selasa (18/7/2017).

“Dalam minggu ini akan kami kirim,” tambah Febri.

Sebelumnya, Setnov mengaku telah berkirim surat kepada KPK. Dia meminta surat penetapan tersangkanya guna menentukan langkah hukum selanjutnya.

“Saya tadi pagi kirim surat ke pimpinan KPK untuk segera kirim surat tersangka. Setelah menerima, saya akan merenung dengan baik dan saya konsultasikan ke kuasa hukum,” kata Novanto dalam konferensi pers di gedung DPR, Jakarta siang tadi.

Senin (17/7) kemarin, KPK akhirnya resmi menetapkan Setnov sebagai tersangka baru dalam kasus e-KTP.

Novanto merupakan tersangka keempat dalam kasus itu, menyusul dua mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto serta pengusaha pelaksana proyek e-KTP Andi Agustinus alias AndiNarogong.

Dalam perkara ini, Setnov diduga bersama-sama Andi Narogong memiliki peran baik dalam proses perencanaan dan pembahasan anggaran di DPR dan proses pengadaan barang dan jasa e-KTP.

Tak hanya itu, Setnov juga diduga mengatur para peserta lelang e-KTP bersama Andi Narogong. Setnov ditengarai telah memilih perusahaan yang bakal menggarap proyek itu.

Atas perbuatannya, Setnov diduga melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

(put/JPC/pojoksulsel)



loading...

Feeds