Kronologis Kaburnya Tahanan Titipan Narkotika dari Rutan Makassar

Petuga Rutan Makassar memperlihatkan foto Syahrul alias Buser yang kabur di Rutan Makassar

Petuga Rutan Makassar memperlihatkan foto Syahrul alias Buser yang kabur di Rutan Makassar

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Seorang tahanan titipan Sahrul kasus kabur dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas I Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (18/7/2017).
Proses pelarian pelaku ini diduga telah direncanakan bersama istrinya yang bernama Irawati.

Kejadian ini bermula ketika istri pelaku memesan becak motor (Bentor) milik Irfan dari Pasar Pa’baeng-Baeng Makassar menuju Rutan Klas I Makassar pada Selasa pagi tadi.

Irawati menyampaikan kepada tukang bentor untuk mengangkut barang-barang suaminya yang sudah bebas.

“Dia bayar saya pulang pergi sebesar Rp30 ribu untuk ambil kasur sama bantal suaminya,” cerita Irfan saat ditemui di Rutan Klas I Makassar.

Saat tiba di Rutan, istri pelaku kembali meminta Irfan untuk membantunya mengangkat kasur dan bantal suaminya, dengan imbalan sewa bentor menjadi Rp40 ribu.

“Jadi saya ikut masuk ke Rutan untuk mengambil barang-barang suaminya,” kata Irfan.

Begitu tiba di Rutan dengan melalui sejumlah pemeriksaan dari pegawai Rutan, Irawati mengambil tanda pengenal pengunjung Irfan. Dan memerintahkan ke Irfan untuk menunggu, karena istri pelaku masih mengurus segala administrasinya.

Tanda pengenal pengunjung tersebut ternyata diberikan kepada Sahrul. selanjutnya kIrawati membawa suaminya kabur dari Rutan. Kejadian ini baru diketahui, ketika piket jaga menemukan satu pengunjung yang tidak memiliki tanda pengenal sekira pukul 10.35 Wita.

(muh Fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds