Kisah Cinta Pernikahan Kakek Ngampa dan Gadis 18 Tahun Berawal dari Kopi

 Sulaeman Daeng Ngampa (62) resmi memperistri gadis 18 tahun, Diana Daeng Ngani di Dusung Moncongloe, Desa Paccilekang, Kecamatan Pattallassang, Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).(Ikhsan/Fajar/JawaPos.com)

Sulaeman Daeng Ngampa (62) resmi memperistri gadis 18 tahun, Diana Daeng Ngani di Dusung Moncongloe, Desa Paccilekang, Kecamatan Pattallassang, Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).(Ikhsan/Fajar/JawaPos.com)

POJOKSULSEL.com, GOWA – Seorang pria paruh baya Sulaeman Daeng Ngampa (62) resmi memperistri gadis 18 tahun, Diana Daeng Ngani di Dusung Moncongloe, Desa Paccilekang, Kecamatan Pattallassang, Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pasangan pengantin baru ini terpaut usia 44 tahun. Namun, hal itu tidak menjadi masalah karena keduanya saling mencintai. Resepsi pernikahan mereka pun berlangsung meriah.

Kisah cinta Sulaeman bermula saat berkunjung ke rumah Daeng Caco, seorang pandai besi yang masih memiliki hubungan keluarga dengan dirinya, di Desa Paccilekang pada tahun 2016 lalu.

Awalnya Sulaeman hanya menyukai besi buatan Daeng Caco. Namun seiring berjakannya waktu, ia mulai menaruh cinta kepada Diana.

Apalagi, Sulaeman mengaku bahwa Diana sering membuatkannya kopi ketika di rumah Daeng Caco.

“Saya jatuh cinta dengan kopi buatannya (Diana),” kata Sulaeman.

Karena rasa cinta itulah, Sulaeman menyampaikan niat baiknya untuk mempersunting Diana.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds