Di Balik Penetapan Setya Novanto Jadi Tersangka

Setya Novanto

Setya Novanto

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Gelar perkara para penggawa KPK dilakukan Rabu (21/6/2017) pagi menjelang siang, tepatnya tiga hari sebelum lebaran.

Para penyidik KPK ini belum bersiap-siap merayakan lebaran seperti orang kebanyakan. Mereka masih disibukkan dengan gelar perkara kasus e-KTP.

Yang dibahas, untuk menentukan status hukum Ketua DPR Setya Novanto sebagai tersangka. Gelar perkara yang dilakukan sangat spesial, karena dihadiri perwakilan dari unsur KPK di Kedeputian Penindakan, mulai dari tim penyelidik, penyidik, direktur, deputi, hingga lima pimpinan KPK.

’’Semuanya hadir, pimpinan juga lengkap hadir semua, ‘’ kata sumber internal KPK di Jakarta, Senin (17/7/2017).

Setelah semua berkumpul, kemudian tim penyidik mempresentasikan anatomi kasus, dan bukti-bukti yang sudah dimiliki.

Dalam gelar perkara tersebut, sejumlah perdebatan dan argumentasi hukum tak terelakan. Para pegawai hingga pimpinan KPK saling beradu pandangan terkait nasib pucuk pimpinan Partai Berlambang Pohon Beringin tersebut.

Akhirnya, setelah tim memaparkan alat bukti yang sudah didapatkan, meskipun awalnya diwarnai perdebatan, pimpinan menyetujui jika pria kelahiran Bandung, Jawa Barat, tersebut dinaikkan status hukumnya menjadi tersangka.

’’Untuk ekspose terakhir, Rabu (21/6/2017) pagi. Penyidik paparkan materi ke pimpinan dan akhirnya disetujui menaikkan status hukum yang bersangkutan menjadi tersangka,’’ tutur sumber internal tersebut.



loading...

Feeds