Delapan Pejabat Kodam Hasanuddin Berganti, Begini Pesan Agus SB

Panglima Kodam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Agus Surya Bakti memimpin serah terima jabatan (Sertijab) terhadap tujuh pejabat utama Kodam XIV Hasanuddin Makassar

Panglima Kodam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Agus Surya Bakti memimpin serah terima jabatan (Sertijab) terhadap tujuh pejabat utama Kodam XIV Hasanuddin Makassar

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Sebanyak delapan pejabat utama Kodam XIV Hasanuddin Berganti. 5 di antaranya pejabat staf ahli dan 2 jabatan asisten.

Para pejabat yang mengikuti serah terima jabatan tersebut adalah Staf Ahli Pangdam bidang ideologi Kolonel Inf Sutikno kepada Kolonel Inf A. Yudi Hartono, Staf Ahli bidang ekonomi Kolonel Inf Desius kepada Kolonel Inf Parwito.

Selanjutnya, Staf Ahli bidang sosial budaya Kolonel Inf Haris Sufi Anwari kepada Kolonel Inf Ignatius Tri Joko Budi, dan Staf Ahli bidang manajemen Sishanneg Kolonel Kav Susanto kepada Kolonel Inf Zainuddin.

Sementara Staf Ahli bidang Ilpengtek dan lingkungan hidup Kolonel Inf Satria Putra Rauf akan memasuki masa pensiun, dan jabatan lama masih menunggu pengisian dari Mabes TNI.

Kemudian, Asrendam dari Kolonel Inf Parlindungan Hutagalung kepada Kolonel Chb Fitry Taufiq Sahary, Asops Kasdam Kolonel Inf Thevi A Zebua kepada Kolonel Inf Teguh Pudji Rahardjo, dan Kahubdam Kolonel Chb Fitry Taufiq Sahary kepada Kolonel Chb Bambang Sugiri.

Panglima Kodam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Agus Surya Bakti mengatakan mutasi jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat, khususnya Kodam XIV/Hasanuddin merupakan hal lazim dalam organisasi.

“Karena mutasi jabatan menjadi bagian dari dinamika tuntutan dan kebutuhan organisasi,” kata Agus SB usai memimpin Sertijab 8 pejabat teras di Balai Pertemuan Hasanuddin (BPH) Makassar, Selasa (18/7/2017).

Pangdam Agus SB mengatakan mutasi jabatan tidak hanya sebagai prosesi pergantian. Secara substansi telh terjadi proses kesinambungan dalam rangka pembinaan karier personel dan pembinaan satuan. Utamanya dalam menghadapi berbagai tuntutan tugas ke depan yang semakin kompleks dan dinamis.

Karena itu, pejabat Kodam Hasanuddin dituntut bekerja cepat, tepat dan maksimal, karena tuntutan tugas relatif tinggi dan sulit diprediksi. Namun untuk mendukung semua itu, diperlukan reinventing (perubahan) dengan demikian daya inovasi dan kreativitas adalah sebuah tuntutan, sehingga apapun yang dilakukan tidak terjebak dalam lingkaran rutinitas semata.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds