Bantaeng Wakili Sulsel Tandatangani MoU Pengembangan Center Of Excellence dengan BPKP

Bupati  Bantaeng Nurdin Abdullah menjadi salah satu yang turut serta dalam kegiatan Penandatangan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding / MoU) antara BPKP, Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah terkait Pengembangan Center of Excellence (CoE) yang digelar oleh Badan Pengawasan Keuangan Dan Pembangunan melalui program State Accountability Revitalization (STAR).

Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah menjadi salah satu yang turut serta dalam kegiatan Penandatangan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding / MoU) antara BPKP, Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah terkait Pengembangan Center of Excellence (CoE) yang digelar oleh Badan Pengawasan Keuangan Dan Pembangunan melalui program State Accountability Revitalization (STAR).

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Mewakili Provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Bantaeng menjadi salah satu daerah yang turut serta dalam kegiatan Penandatangan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding / MoU) antara BPKP, Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah terkait Pengembangan Center of Excellence (CoE) yang digelar oleh Badan Pengawasan Keuangan Dan Pembangunan melalui program State Accountability Revitalization (STAR).

Kegiatan yang dilangsungkan di Auditorium Gandhi, Gedung BPKP
Jl. Pramuka No. 33, Jakarta Timur ini dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, Deputi Kepala BPKP
Bidang PIP Bidang Polhukam dan PMK selaku Penanggung Jawab STAR BPKP
Hinsar H. Simanjuntak, beberapa Kepala Daerah, serta pimpinan Universitas Tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Melalui program STAR, BPKP berupaya menyempurnakan penyelenggaraan program studi yang ada, khususnya penambahan bahan ajar/silabus yang berbasis pada disiplin ilmu akuntansi dan pengawasan sektor publik.

Untuk Sulawesi Selatan, hanya ada tiga daerah yang turut serta pada Penandatanganan MoU tersebut, yakni Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Pangkep dan Kota Pare-Pare. Bupati Bantaeng, H.M. Nurdin Abdullah, hadir langsung pada pelaksanaan kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan ini, diharapkan bantuan beasiswa program kekhususan adalah lulusan S1/D-IV dan S2 yang memiliki kapasitas dan kemampuan pengelolaan keuangan publik dan kemampuan melaksanakan audit intern di lingkungan pemerintahan yang handal.

(rilis)                      



loading...

Feeds