Malam Ini, Agus AN Hadiri 2 Halal Bi Halal. IKA Smansa dan Masyarakat Mandar

Wagub Sulsel Agus Arifin Nu'mang menghadiri halal bi halal yang diselenggarakan oleh Masyarakat Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar) di Menara Pinisi, Universitas Negeri Makassar (UNM), Sabtu (15/7/2017).

Wagub Sulsel Agus Arifin Nu'mang menghadiri halal bi halal yang diselenggarakan oleh Masyarakat Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar) di Menara Pinisi, Universitas Negeri Makassar (UNM), Sabtu (15/7/2017).

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Agus Arifin Nu’mang menghadiri halal bi halal yang diselenggarakan oleh Masyarakat Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar) di Menara Pinisi, Universitas Negeri Makassar (UNM), Sabtu (15/7/2017).

Halal bi halal yang mengusung tema, Dengan Halal Bi Halal Kita Satukan Persepsi dan Partisipasi dalam Mendukung Percepatan Pembangunan Sulawesi Barat Mala’biq.

Hadiri dalam halal bi halal keluarga Mandar tersebut, mantan Rektor Universitas Hasanuddin Prof Dr Basri Hasanuddin; Rektor UNM, sekaligus Ketua Kerukunan Sulawesi Barat Prof Husain Syam; Wakil Walikota Makassar Syamsu Rizal MI, akrab disapa Deng Ical; Ketua KPPU RI DR. Sarkawi Rauf, dan Direktur Pusat Kajian Anti Korupsi Indonesia DR. Saenal Arifin Muhtar.

Dalam sambutannya, mantan Ketua DPRD Sulawesi Selatan itu memuji masyarakat Mandar yang banyak menuai sukses di luar Sulawesi Barat. Bahkan dia mengatakan bahwa kemajuan dan kebesaran Sulawesi Selatan (Sulsel) tidak terlepas dari andil masyarakat Mandar yang tinggal di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan.

Orang nomor dua Sulawesi Selatan itu juga mengatakan bahwa sekalipun Sulsel dan Sulbar secara administrasi sudah terpisah, akan tetapi hubungan sejarah dan hubungan emosional tetap ada, jadi masyarakat Sulsel dan masyarakat Mandar tidak bisa dipisahkan hanya karena berpisah administrasi pemeritahannya.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan dua periode itu juga mengakui kalau dirinya tercatat dalam sejarah terbentuknya Provinsi Sulawesi Barat, karena ketika dia kala itu menjabat Ketua DPRD Sulawesi Selatan, dirinya yang menandatangani persetujuan terbentuknya Provinsi Sulawesi Selatan sekaligus terpisah dari Provinsi Sulawesi Selatan.

Agus Arifin Nu’mang berharap agar secepatnya terelisasi jalur kereta api Makassar Parepare hingga Sulbar. Karena menurutnya kereta api bukan hanya sekedar sarana transportasi, tetapi juga sebagai sarana perekat diantara masyarakat Sulsel dan Sulbar.
Dia menambahkan bahwa dengan sarana transportasi cepat ini, masyarakat kedua provinsi bertetangga itu dapat saling mengunjungi dalam waktu yang singkat dan biaya terjangkau oleh semua lapisan masyarakat.

Malam tadi, Agus AN juga menghadiri halal bi halal yang dilaksanakan IKA Smansa Makassar Angkatan 1967 di Swiss Bellin Hotel Makassar.

(rilis/pojoksulsel)



loading...

Feeds