Nurdin Halid Gunakan Hak Diskresi, None Terjaring Bakal Calon Walikota Makassar

Nurdin Halid saat bertemu dengan irman Yasin Limpo di warkop Phoenam Boulevard, Jumat 14 Juli

Nurdin Halid saat bertemu dengan irman Yasin Limpo di warkop Phoenam Boulevard, Jumat 14 Juli

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR –  Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel HAM Nurdin Halid menggunakan hak diskresinya untuk penjaringan bakal calon walikota Makassar yang diusung Partai Golkar. Hak diskresi ini dengan memasukkan nama Irman Yasin Limpo sebagai salah satu bakal calon.

Dengan begitu, ada 5 bakal calon walikota Makassar dari kalangan eksternal  yang diajukan DPD I ke DPP Partai Golkar. Mereka adalah Walikota Makassar Danny Pomanto, Wakil Walikota Syamsu Rizal, Wakil Ketua DPRD Sulsel Rachmatika Dewi, Jubir Wapres Husain Abdullah, dan Kadis Pendidikan Provinsi Sulsel Irman Yasin Limpo. Sementara calon internal, diajukan Ketua DPRD Kota Makassar Farouk M Betta.

 

Masuknya nama Irman dalam penjaringan bakal calon walikota, setelah secara kebetulan Irman bertemu dengan Nurdin Halid di warkop Phoenam, Jalan Boulevard, Makassar. Dalam pertemuan yang berlangsung sekira 20 menit itu, Irman menyampaikan  apakah dirinya bisa juga dijaring di Partai Golkar sebagai calon walikota Makassar.

“Saya bilang, alasannya sangat kuat. Dan mekanismenya ada.

Dalam penjaringan bakal calon di partai Golkar, ada tiga kategori kandidat. Pertama adalah kader dan anggota Partai Golkar itu sendiri. Yang kedua adalah simpatisan Partai Golkar, yaitu PNS, TNI dan Polri, baik itu yang aktif maupun yang sudah pensiun namun tidak berpartai politik,” kata Nurdin yang juga bakal calon gubernur Sulsel itu.

Selain itu, kata Nurdin, Golkar juga menjaring dari kalangan eksternal partai, yaitu yang berasal dari partai lain.

“Pak Irman itu ada di kategori kedua, yaitu simpatisan Partai Golkar.

Dalam mekanisme penjaringan Partai Golkar yang sangat terbuka ini, seluruh struktur partai terlibat dalam penjaringan. Ada kandidat yang terjaring dari tingkat pimpinan desa/kelurahan dan kecamatan,” ujar Nurdin.

Dari penjaringan di tingkatan ini, lanjut Ketua Harian DPP Partai Golkar ini, DPD kabupaten dan kota Partai Golkar punya hak diskresi untuk menambahkan selain dari yang terjaring dari tingkatan bawah tadi.

“Begitu juga di DPD Golkar provinsi, dapat menggunakan hak diskresi untuk menambahkan kandidat yang diusul dari penjaringan tingkat kabupaten/kota. Nah, saya selaku ketua DPD Golkar Sulsel, saya gunakan hak diskresi itu untuk menambahkan Pak Irman dalam daftar calon yang akan diusul ke DPP sebagai calon walikota Makassar,” ujar NH, akronim akrab Nurdin Halid.

(pojoksulsel)



loading...

Feeds

Indra Sjafri

PSSI: Terima Kasih Indra Sjafri

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Indra Sjafri sudah resmi tidak menangani lagi Timnas Indonesia U-19. Kepastian itu diungkapkan PSSI pada jumpa pers …
Setya Novanto

Ini Kata Setnov Soal Tahanan KPK

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP Setya Novanto sudah dua hari menginap di rumah tahanan lembaga antirasuah …
Andi Sudirman Sulaiman

Sudirman Sulaiman Sasar 70 Desa di Wajo

POJOKSULSEL.com, WAJO – Menyusuri desa-desa, menyapa dan mendengarkan harapan serta keluhan masyarakat menjadi bagian yang menarik dari aktifitas bakal calon …