Ini Bahayanya Menahan Kencing Terlalu Lama

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSULSEL.com – Buang air kecil atau kencing ditandai dengan proses pengeluaran urin merupakan hal yang wajar dan umum terjadi.

Namun bagaimana akibatnya menahan kencing terlalu lama, tentunya berdampak mematikan bagi kesehatan.

Mengingat pentingnya fungsi buang air kecil, maka hal ini haruslah menjadi kewajiban untuk dituntaskan dan jangan pernah ditahan.

Karena itu jangan pernah menahan membuang air kecil dalam waktu yang sangat lama dan sering. Sebab hal ini akan sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh. Lalu apa saja bahayanya?

Yuk simak penjelasannya di bawah ini, seperti dilansir laman The List, Senin (10/7):

1. Kandung kemih Anda hanya bisa menahan sekedarnya saja.

Kandung kemih hanya mampu menahan kira-kira dua cangkir air (16 ons). Untuk anak-anak hanya empat ons.

Pikirkan kandung kemih Anda sebagai otot karena, memang begitulah adanya. Bila kandung kemih Anda terlalu banyak bekerja, maka hal itu bisa memengaruhi hal-hal lain, salah satunya dasar panggul Anda.

2. Otak Anda tidak akan tahu sudah saatnya Anda untuk buang air kecil.

Semakin kandung kemih melebar, maka otak bisa kehilangan kemampuannya untuk mengetahui kapan saatnya Anda untuk buang air kecil.

Pesan penting yang dikirim kandung kemih ke otak saat tiba waktunya untuk buang air kecil bisa luput dari perhatian.

3. Anda benar-benar bisa kencing di celana.

Hal itu tentu akan memalukan dan bisa menjadi skenario terburuk. Karena kandung kemih Anda menjadi lebih penuh, maka ada kemungkinan Anda tidak akan sampai ke kamar mandi tepat waktu.

Hal ini lebih mungkin terjadi pada anak kecil dan orang tua, tapi bukan berarti itu tidak bisa terjadi pada Anda juga.

4. Anda bisa mendapatkan I.S.K.

Sekitar setengah dari semua wanita memiliki Infeksi Saluran Kemih (ISK), setidaknya sekali dalam kehidupan mereka.

Infeksi ini terjadi karena bakteri telah berhasil masuk ke saluran kemih yang kemudian menyebabkan gejala seperti terbakar, kebutuhan untuk sering buang air kecil dan nyeri pelvis.

5. Bakteri bisa menimbulkan masalah lain.

Efek samping yang berbeda bisa mencakup infeksi lebih lanjut, demam, nyeri, kram dan banyak lagi. Ini jelas akan menjadi efek domino.

(fny/jpnn)



loading...

Feeds