Hmmm… Kasat Narkoba Terima ‘Uang Pelicin’ Bandar Sabu

Ilustrasi Polri

Ilustrasi Polri

POJOKSULSEL.com – Saat Polri tengah giat-giatnya memberantas narkoba, justru Iptu SH, Kasat Reserse Narkoba Polres Touna, ini diduga ikut terlibat melindungi salah satu pengedar narkoba.

Iptu SH pun kini menjalani proses hukum di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulteng.

Terbongkarnya keterlibatan, oknum pejabat setelah dua orang pelaku yang diamankan BNN, mengaku sering menyetorkan sejumlah uang kepada yang bersangkutan.

Oknum Kasat berpangkat Inspektur Polisi Satu (Iptu) itu, kini juga telah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik BNNP Sulteng.

Dikonfirmasi Kamis (13/7) kemarin usai peringatan HANI di Kabupaten Sigi, Kepala BNNP Sulteng, Brigjen Pol Tagam Sinaga membenarkan penetapan tersangka terhadap Kasat Narkoba Polres Touna tersebut.

“Benar dia kita sudah tetapkan tersangka, berkasnya juga sudah siap untuk kita kirim ke jaksa,” ungkap Tagam sebagaimana dilansir dari Radar Sulteng (Jawa Pos Group).

Penetapan status tersangka kepada Iptu SH ini, dilakukan penyidik BNN setelah mendapatkan dua alat bukti yang cukup. Baik keterangan dari para pelaku pengedar Narkoba yang sebelumnya ditangkap, juga sejumlah bukti-bukti lain, yang akan dilampirkan dalam berkas perkara.

“Dia ini juga sempat kami tahan selama enam hari di BNN. Namun karena ancaman hukumannya hanya di bawah 5 Tahun, jadi kami tangguhkan penahanannya,” terang Kepala BNNP.

Iptu SH memang tidak langsung terlibat dalam peredaran narkotika, namun tersangka diduga kuat mengetahui bisnis haram yang dilakukan oleh Brigadir SB alias Ibeng serta IN alias Iram, yang lebih dulu ditangkap aparat pada 5 Juni silam di Ampana, Kabupaten Touna.

Terlebih lagi, sebagai Kasat Narkoba, SH justru tidak bertindak apa-apa, karena disebut telah menerima setoran setiap minggunya dari para pengedar sabu itu.

“Menurut keterangannya yang sudah kami tuangkan ke BAP, dia baru 5 kali terima uang dari pengedar ini. Setiap kali menerima  senilai Rp3 juta hingga Rp4 juta. Namun dari keterangan tersangka yang jadi pengedar, mereka lakukan setoran setiap minggu, sejak 2016 silam, kisarannya Rp 2 juta,” jelas Tagam.

Meski tergolong sebagai tindak pidana penyuapan, namun BNNP hanya menyidik dan menetapkan tersangka terhadap SH, dengan pasal 31 undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Di dalam pasal itu, dijelaskan tiga unsur, pertama unsur setiap orang, kedua unsur dengan sengaja dan yang ketiga tidak melaporkan adanya tindakan pidana narkotika. Sedangkan untuk penyuapannya, Kepala BNNP, menyerahkan kasus tersebut didalami oleh Polda Sulteng. Kasus ini sendiri, sebut Tagam, juga sudah dilaporkan kepada Kapolda Sulteng.

“Kapolda sangat mendukung untuk proses hukumnya, begitupun atasan langsungnya yakni Kapolres Touna juga mendukung, karena ini kami anggap sebagai penghianatan terhadap institusi Polri yang kami cintai,” paparnya.

Dikonfirmasi terkait penetapan tersangka terhadap oknum Kasat Narkoba tersebut, Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Hari Suprapto mengaku belum mendapat laporan lengkap. Baik dari pihak Polres Touna maupun dari Propam Polda Sulteng. “Untuk sementara belum ada informasi itu kami dapat. Nanti coba kami kroscek terlebih dahulu,” singkat Hari.

Diketahui, penangkapan terhadap Brigadir SB alias Ibeng, oknum anggota Polres Touna, dilakukan Tim Berantas BNNP Sulteng dibantu Propam Polres Touna, pada 5 Juni yang lalu. Ibeng ditangkap berdasarkan pengembangan dari salah satu pengedar yang ditangkap sebelumnya berinisial IN alias Iram di Jalan Sungai Tojo, Kelurahan Uentanaga, Kecamatan Ratolindo. Dari hasil interogasi terhadap Iram, didapatlah pengakuan, jika barang haram tersebut berasal dari salah satu anggota Sabhara Polres Touna, yakni Brigadir SB.

“Dari pengakuan IN, katanya sabu itu juga milik SB, dan disuruh jual,” terang Kepala BNNP Sulteng.  Brigadir SB sendiri tidak dapat mengelak, setelah petugas menemukan bukti komunikasi dengan IN, terkait aktifitas penjualan sabu-sabu. “Dia (SB) mengakui, memang itu barangnya dan disuruh jual sama si Iram,” tutur Tagam.

(JPG)



loading...

Feeds

maros, knpi maros, musda knpi maros, calon ketua knpi maros, ketua knpi maros, pemilihan ketua knpi maros

Inilah 6 Calon Ketua KNPI Maros

POJOKSULSEL.com MAROS – Enam orang bakal calon ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Maros, secara resmi ditetapkan sebagai calon ketua …
pilgub sulsel, pilgub sulsel 2018, survei Poltracking, survei pilgub sulsel, nurdin abdullah, na pilgub sulsel, pilgub sulsel na, survei nurdin abdullah, survei na

PAN Merapat ke NA, Ini Kata Andi Rio

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Rekomendasi Partai Amanat Nasional (PAN) kabarnya berada di barisan bakal calon gubernur Sulsel Prof Dr Nurdin Abdullah …

Kopel Buka Klinik Antikorupsi

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Anggota Komisi Pemantau Legislatif (KOPEL) Indonesia, Syamsuddin berharap, Klinik Anti Korupsi mampu menumbuhkan dan melahirkan kader-kader terbaik …