Gatot Nurmantyo Maju di Pilpres 2019, Ini Tantangannya

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mulai disebut-sebut bakal maju di Pilpres 2019 mendatang.

Peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes pun angkat bicara terkait hal tersebut.

Menurut dia, Gatot Nurmantyo belum leluasa untuk melakukan manuver, karena masih terikat kedinasan.

“Mungkin setelah nanti Pensiun, Gatot bisa lebih fleksibel bergerak,” ujar Arya, Kamis (13/7/2017)

Arya juga memaparkan, Jenderal Gatot Nurmantyo punya tantangan tersendiri jika kelak hendak terlibat pertaruangan di pilpres 2019.

Arya mengatakan, Gatot yang tahun depan pensiun mesti harus mengantongi dukungan dari partai politik.

“Gatot tantangannya adalah dukungan partai, karena dia bukan politikus,” kata Arya, Kamis (13/7).

Arya menambahkan, Gatot juga tidak memiliki basis massa yang besar. Sebab, tingkat dukungan untuk petinggi TNI kelahiran Tegal, 13 Maret 1960 itu belum sekuat Presiden Joko Widodo.

“Panglima TNI tidak punya basis massa seperti Jokowi di Pulau Jawa,” tuturnya.

Selain itu, kata Arya melanjutkan, Gatot juga belum leluasa untuk melakukan manuver. “Kecuali dia sudah pensiun,” ucapnya.

Menurut Arya, tidak mudah bagi Gatot untuk meyakinkan pemilih. Pasalnya, dia bukanlah seorang kepala daerah yang kerap bertemu dengan masyarakat.  “Dia harus turun ke bawah,” ‎ungkap Arya.

(JPG)



loading...

Feeds