Menkop Puspayoga Ajak Kepala Daerah Berguru BULo di Makassar

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga saat menghadiri peringatan Harkopnas ke-70 di Kota Makassar, Rabu (12/7/2017).

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga saat menghadiri peringatan Harkopnas ke-70 di Kota Makassar, Rabu (12/7/2017).

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mengajak bupati dan wali kota berguru BULo (Badan Usaha Lorong) di Makassar.

Hal itu disampaikannya usai memberikan sambutan pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-70 Tahun 2017 di Lapangan Karebosi, Rabu (12/7/2017.

 

Menurut Menteri yang mengawali karir politiknya sebagai walikota Denpasar di tahun 2000 itu, Makassar sangat layak menjadi kota tujuan berguru BULo karena program ini dicetuskan pertama kalinya oleh Wali Kota Makassar Danny Pomanto dan mulai menuai hasil sejak diluncurkan setahun lalu.

“Bupati dan walikota harus belajar BULo ke Makassar. Program ini sangat bagus dan layak dicontoh,” kata Menteri Puspayoga.

Ia menambahkan, kementerian yang dipimpinnya sangat mendukung program dan kebijakan pemerintah daerah yang pro rakyat seperti BULo.

Masyarakat secara swadaya dan swadana menggerakkan BULo di lorong – lorong. Mereka menanam cabai sebagai komoditi utama BULo.

30% dari hasil penjualan cabai BULo digunakan untuk deposito pendidikan anak lorong. 30% lainnya dimanfaatkan untuk mengembangkan koperasi dan UKM lorong, sementara 40% dibagi ke petani lorong berdasarkan KK (Kartu Keluarga).

Walikota Makassar Danny Pomanto menyambut antuasias ajakan Menkop UKM Puspayoga. Ia menyatakan kapan pun, Makassar siap menerima bupati dan wali kota dari berbagai daerah di Indonesia yang akan berguru BULo.

“Kita selalu siap. Kapan pun itu untuk menularkan BULo ke daerah – daerah lainnya di Indonesia,” antusias Danny.

Apalagi, kata Danny Pomanto, saat ini, BULo mulai mengembangkan teknik menanam cabai yang memungkinkan pertumbuhan cabai lebih produktif.

Danny Pomanto yang juga dikenal sebagai walikota cabai menunjukkan perbedaan antara cabai yang ditanam menggunakan teknik menanam dan yang tidak. Terlihat perbedaan yang sangat mencolok pada daun dan buah yang lebih rimbun.

Cabai BULo Makassar juga berkontribusi pada pengendalian inflasi dalam negeri. Meski baru berusia setahun, Makassar mampu mengalami deflasi sebesar – 0.32% selama Ramadhan dan Idul Fitri 1438 Hijriah.

(chaidir pratama/pojoksulsel)



loading...

Feeds

video umi pipik

Video Umi Pipik Bikin Heboh

POJOKSULSEL.com – Pipik Dian Irawati atau akrab disapa Umi Pipik banyak dibicarakan setelah isu pernikahannya dengan Sunu eks Matta band. …
Sylvano Comvalius

Bali United Lepas Sylvano Comvalius

POJOKSULSEL.com – Bali United dikabarkan melepas mesin golnya, Sylvano Comvalius, musim depan. Kabar putusnya kontra pencetak gol terbanyak di Liga …
lurah jagong pangkep

Lurah Pangkep Potong Insentif RW?

POJOSKSULSEL.com, PANGKEP – Diisukan potong insentif RW oleh warganya, Lurang Jagong Kabupaten Pangkep, Restu Alamsyah, membantah tudingan yang dialamatkan padanya …