Isu Krusial RUU Pemilu, JK Sebut Voting Bisa Jadi Solusi

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla

PANSUS Rancangan Undang-Undang Pemilu tengah melakukan rapat pengambilan keputusan terhadap lima isu krusial hari ini, Rabu (12/7/2017). Sejauh ini, fraksi-fraksi masih belum menemui kesepakatan.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mempersilakan jika fraksi-fraksi nantinya memutuskan untuk mengambil suara terbanyak terkait isu-isu krusial tersebut. Sebab, itu dibenarkan dalam tata tertib pengambilan keputusan di DPR. “Suara terbanyak juga demokratis,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/7/2017).

Apakah mekanisme suara terbanyak itu melalui voting? Pria yang akrab disapa JK itu hanya menegaskan bahwa suara terbanyak lah yang diperlukan. “Pokoknya suara terbanyak, lewat voting apa, ya silahkan,” imbuhnya.

Akan tetapi sebelum melakukan voting atau pengambilan suara terbanyak, JK tetap menginginkan agar Pansus RUU Pemilu mengambil keputusan melalui musyawarah mufakat.

“Tapi kita dahului dengan musyawarah dulu. Dasarnya musyawarah, tapi juga ada tatib kalau musyawarah nggak tercapai ya suara terbanyak,” tegasnya.

Soal ambang batas calon presiden atau presidential threshold, JK mengatakan bahwa pemerintah tetap ingin berada di angka 20-25 persen.

“Tentu pemerintah pada posisi sekarang karena itu sudah dua kali dipakai 2009, 2014 itu jalan. Namun sekarang ada dinamika-dinamika di DPR dan putusan MK, maka dibicarakan lah,” pungkas JK.

Seperti informasi, adapun lima isu krusial RUU Pemilu yang belum diputuskan diantaranya, penataan dapil DPR, sistem pemilu, metode konversi suara, ambang batas capres (presidential threshold), dan ambang batas parlemen (parliamentary threshold). 

(dna/JPG/pojoksulsel)



loading...

Feeds

opini, Andi Fajar Asti, opini Andi Fajar Asti, opini plagiat, plagiat, rektor unj dipecat, rektor unj lagiat

Pesan untuk Pak Menteri

PEMECATAN Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menuai polemik. Betapa tidak, dibalik prestasi kepemimpinan Prof. Djaali selaku rektor UNJ berbagai isu …