Pesan Penting Menteri Agama kepada PPIH

Menteri Agama RI H. Lukman Hakim Saifuddin tiba di Asrama Haji Sudiang Makassar, Rabu (12/7/2017), didampingi Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu'mang. | POJOKSULSEL - ISLAMUDDIN DINI

Menteri Agama RI H. Lukman Hakim Saifuddin tiba di Asrama Haji Sudiang Makassar, Rabu (12/7/2017), didampingi Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu'mang. | POJOKSULSEL - ISLAMUDDIN DINI

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin menitipkan pesan penting kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, yang dilantik di Asrama Haji Sudiang, Rabu (12/7/2017).

PPIH embarkasi Makassar yang berjumlah 23 orang terdiri dari unsur Pemprov Sulsel, Kanwil Kemenag Sulsel dan TNI-Polri, secara resmi dilantik oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu’mang, dan disaksikan Menteri Agama Lukman Hakim.

“Saya ingin menyadarkan, bahwa kita yang menjadi petugas haji adalah orang-orang pilihan. Yang memilih kita bukan hanya negara melainkan ini amanah yang harus dijalankan,” katanya, Lukman Hakim, sebelum meresmikan Hanggar dan Mock Up Pesawat, di asrama haji Makassar.

Menurut dia, mengurus haji bukan hal sederhana, apalagi bagi orang yang baru pertama kali terlibat. Sehingga, perlu kesabaran dalam menjalankan tugas sebagai PPIH.

Menurut Lukman, 98 persen dari total 204 ribu CJH yang dikelolah haji reguler dan 17 ribu haji khusus adalah orang pertama kali menunaikan ibadah haji.

“Sebagian besar baru menggunakan pesawat. Bahkan sebagian besar baru keluar dari wilayah kabupaten kota. Tapi mereka adalah tamu Allah,” katanya.

Ia berpesan kepada PPIH, agar sejak awal memasang niat ikhlas. “Boleh jadi, bagaimnapun petugas adalah manusia biasa yang punya tingkat kesabaran dan ketahanan fisik yang berbeda, sehingga butuh kesabaran dan keikhlasan,” kata Lukaman.

“Masalah yang sering muncul adalah faktor informasi, maka poin pentingnya, jangan hanya terpaku pada bidang tugasnya masing-masing. Saya harap seluruh tahapan dan prosesi dikuasai. Sehingga kita bisa memberikan pemahaman yang utuh kepada calon jamaah haji kita,” Lukman menambahkan.

Menurutnya, penjelasan yang utuh sejak kedatang CJH ke asrama haji sampai ke pesawat udara, harus dikuasi oleh PPIH agar bisa memberikan pemahaman kepada CJH.

“Calon jemaah tidak berpikir kalian disektor apa, seksi apa, mengurus bagian apa. Mereka hanya butuh penjelasan,” kata Lukaman.

Menurutnya, tugas PPIH adalah tugas mulia karena yang dilayani bukan orang-orang sembarang melainkan tamu Allah.

“Maka kemuliaan sempurna menurut saya karena kalian berkesempatan melayani tamu-tamu Allah. Yang kalian layani bukan sembarang orang, melainkan orang-orang pilihan,” katanya.

(islamuddin dini/pojoksulsel)



loading...

Feeds