Daeng Muhammad pun Bingung Ketika Tito Karnavian Ingin Pensiun Dini

Wagub Sulsel Agus Arifin Nu'mang saat menjembut kapolri Jenderal Tito Karnavian di Galaktika Pangkalan TNI Angkatan  Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Rabu (8/2/2017).

Wagub Sulsel Agus Arifin Nu'mang saat menjembut kapolri Jenderal Tito Karnavian di Galaktika Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Rabu (8/2/2017).

POJOKSULSEL.com, JAKARTA – Anggota Komisi III DPR Daeng Muhammad mengaku tidak mengerti dengan pernyataan Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang mengaku ingin pensiun dini. Terlebih, Tito akan genap setahun sebagai Kapolri pada Kamis lusa (13/7/2017).

“Jadi, kami menanggapinya bahwa sikap yang diambil Tito itu merupakan keputusan sendiri (pribadi),” kata Daeng Muhammad di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (11/7).

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menambahkan, sampai saat ini Tito tidak punya masalah secara komunikasi politik dengan Komisi III DPR. Karenanya, dia tidak mengerti ketika Tito tiba-tiba mengeluarkan pernyataan ingin pensiun dini.

“Kalau persoalan dia pensiun dini, atau sampai selesai masa dinasnya di kepolisian, itu kembali ke Pak Tito,” kata Daeng Muhammad.

Daeng Muhammad juga tidak sepakat dengan alasan mundur karena tekanan pekerjaan yang berat. Sebab, ketika seorang polisi berani mengambil keputusan dan tanggung jawab menjadi Kapolri, maka sudah harus siap dengan risiko jabatan.

“Tidak bisa menikmati jabatan tanpa mau mengambil akibat dari jabatan itu,” kata Daeng Muhammad.

Hanya saja Daeng Muhammad enggan bersepekulasi daat ditanya tentang kemungkinan Tito akan ikut dalam Pemilu Presiden 2019. “Silakan tanya Pak Tito. Saya tidak mau berasumsi dengan itu. Kalau Tiro atau anda berpendapat lain, ya itu hak anda,” ujar Daeng Muhammad.

(boy/jpnn/pojoksulsel)



loading...

Feeds