Langgar Disiplin, Pembayaran Gaji 555 ASN Maros Ditunda

POJOKSULSEL.com MAROS – Sebanyak 555  Aparatur Sipil Negara (ASN)  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros tidak terima atau tertunda gaji 13 nya karena tidak hadir saat sidak beberapa waktu lalu.

Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) ASN pada kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Maros, Muslimah Mustafa mengatakan dari hasil sidak beberapa waktu lalu, terdapat ratusan ASN melanggar disiplin yang mengakibatkan penundaan pembayaran gaji 13 nya.

Pemkab Maros tidak main-main terhadap sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak hadir saat sidak beberapa waktu lalu, jelasnya.

Padahal seharusnya hari ini gaji 13 di Lingkup Pemkab Maros dibayarkan. Penundaan itu akan berlangsung hingga satu bulan kedepan terhitung setelah pencairan gaji 13. 

“Berdasarkan hasil sidak pertama pada tanggal 15 Mei lalu. Ada 452 ASN yang tidak mengisi absensi atau tidak berada di tempat, Sementara untuk sidak kedua yang dilakukan pada hari pertama berkantor usai libur lebaran, sebanyak 103 orang yang tidak hadir.” ungkapnya.

Ditambahkan waktu hari pertama masuk kantor dilakukan sidak kedua. Dimana saat itu selain dilakukan pengecekan absensi di lapangan saat upacara, juga hasil sidak kehadiran langsung di kantor masing-masing. Hasiknya ada 103 yang tidak hadir, tambahnya.

“Jadi gaji 13 nya akan diberikan setelah mereka memenuhi persyaratan. Karena yang ditunda itu harus datang melapor ke BKPPD dan memenuhi persyaratan seperti mengisi surat pernyataan atau surat keterangan alasan ketidakhadiran,” ungkapnya. 

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mulai membayarkan gaji 13 ASN lingkup Pemkab Maros, Senin 10 Juli hari ini. Pembayaran ini dilakukan setelah petunjuk teknis (Juknis) dari Kementerian Keuangan turun dan permintaan gaji masuk ke Dinas Keuangan Daerah.

Jumlah anggaran yang disiapkan untuk pembayaran gaji 13 sebesar Rp27,8 miliar bagi 7000-an pegawai di Maros.

(adnan muthalib/pojoksulsel)



loading...

Feeds