Insiden Maut Kapal Tenggelam di Pangkep, Ini Instruksi Wakapolda

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Wakapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Brigjen Pol Mas Guntur Laupe menekankan agar pemerintah daerah (pemda) membuat peraturan daerah (perda) terkait standard operating procedure (SOP) kapal motor di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Hal disampaikan Wakapolda Mas Guntur saat menggelar konferensi pers hasil operasi pencarian korban kapal ambulans di perairan Pulau Samatellu Borong, Kecamatan Tupabiring Utara, Kabupaten Pangkep di RSUD Pangkep, Sabtu (8/7/2017).

“Kami tekankan agar pemerintah daerah membuat perda SOP terkait kapal motor yang melakukan penyebrangan antar pulau, agar kejadian ini tidak terulang kembali dan tidak menelan banyak korban,” kata Brigjen Pol Mas Guntur Laupe.

Konferensi pers ini dihadiri oleh Kabiddokes Polda Sulsel, Wakapolres Pangkep, Bupati Pangkep, Kajari Pangkep, Direktur Rumah Sakit Umum Pangkep, Kabag Ops Polres Pangkep, Kasat dan Kapolsek Jajaran Polres Pangkep.

Wakapolda Mas Guntur menyampaikan operasi pencarian korban kapal motor ambulans rombongan pengantin, yang tenggelam di perairan Samatellu pada Rabu 5 Juli 2017 lalu telah ditutup.

Adapun rincian hasil pencarian oleh tim SAR gabungan adalah 9 orang meninggal dunia dan 13 orang selamat.

5 korban meninggal dunia tersebut ditemukan pada hari yang sama tenggelamnya kapal motor tersebut. Sementara jasad 4 korban lainnya baru ditemukan pada Sabtu (8/7/2017) pagi tadi.

Seluruh korban meninggal dunia pun telah diserahkan kepada pihak keluarga.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds