Cak Imin: Urusan Chatingan Jangan Jadi Urusan Negara

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Foto: dok/JPNN.com

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Foto: dok/JPNN.com

KETUA Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar berharap Nahdlatul Ulama sebagai ormas besar di Indonesia bisa mengayomi ormas-ormas lainnya. khususnya, ormas dengan karakter radikal seperti Front Pembela Islam (FPI).

“Saya berharap PBNU setelah ini lebih banyak mengayomi, merangkul. Kalau perlu menyayangi FPI supaya tidak menjadi kemana-mana,” ujarnya usai menggelar pertemuan dengan duta besar negara-negara eropa di Jakarta, Jumat (7/7/2017).

Dengan merangkul dan mengayomi, Cak Imin yakin, ada proses pembelajaran yang bisa disampaikan. “Bisa dididik supaya tidak menjadi radikal,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Cak Imin juga berharap ke semua pihak agar kasus yang menimpa Imam Besar FPI Habieb Rizieq ditangani secara proporsional. Menurutnya, kasus tersebut tidak perlu ditarik menjadi urusan negara.

“Ini urusan kecil, jangan seolah-olah urusan negara. Saya tidak suka urusan chating gitu jadi urusan negara,” pungkasnya. 

(far/JPK/pojoksulsel)



loading...

Feeds