Innalillah… Lagi, 2 Korban Kapal Tenggelam di Pangkep Ditemukan

Tim SAR gabungan mengevakuasi dua korban kapal tenggelam di pangkep yang kembali ditemukan, Sabtu (8/7/2017). | IST

Tim SAR gabungan mengevakuasi dua korban kapal tenggelam di pangkep yang kembali ditemukan, Sabtu (8/7/2017). | IST

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Tim search and resque (SAR) gabungan kembali menemukan dua korban kapal rombongan pengantin yang tenggelam di perairan Pulau Samatellu, Desa Mattiro Walie Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dua korban ini ditemukan Sabtu (8/7/2017) sekitar pukul 09.45 Wita pagi tadi di perairan sektiar pulau Samatellu, Pangkep.

 

Kepala Basarnas Makassar Amiruddin mengatakan kedua korban itu ditemukan oleh tim rubberboat. Namun kedua korban belum dapat diidentifikasi.

“Selanjutnya kami akan serahkan dulu jenazah untuk di visum. karena jenazah sudah mengalami pembengkakan,” kata Amiruddin.

Dengan ditemukannya tambahan 2 orang korban kapal tenggelam di Pangkep, sehingga korban tewas bertambah menjadi 8 orang. Sebelumnya sudah ditemukan 6 orang oleh tim SAR.

Sebagaimana diketahui, kapal ambulance yang mengangkut 30 penumpang tenggelam di perairan Pulau Samatellu Borong, Desa Mattiro Walie, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, sekitar pukul 15.00 Wita, Rabu (5/7/2017).

Para penumpang ini merupakan rombongan yang baru saja menghadiri acara resepsi pengantin Kepala Desa Mattiro Walie, Mur Syamsi. Kapal bergerak dari Pulau Salebbo menuju Dermaga Maccini Baji, Kecamatan Labakkang, Pangkep, Sulsel.

Selain 2 korban yang diteukan hari ini, 6 penumpang telah ditemukan sebelumnya dalam kondisi meninggal dunia. Di antaranya 3 korban adalah warga Desa Parenreng, Kecamatan Sigeri, Pangkep Sulsel, masing-masing Hasmawati (23) warga Nurfausia Sukiman (16), dan Hajjah Rahmawati (52).

Sementara itu, 2 korban meninggal dunia lainnya adalah warga Jalan Plamboyan Pangkep, yakni Hajjah Ramlah (45) dan Mulianti (23).

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds