Andi Cakka, Pragmatisme Kekuasaan atau Terzalimi? Ini Kata Firdaus Muhammad

Dr Firdaus Muhammad

Dr Firdaus Muhammad

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Kemana mantan Ketua DPD II Partai Golkar Luwu Andi Mudzakkar akan berlabuh setelah dari Golkar? Jawaban yang hampir pasti adalah ke Partai Nasdem. Kemungkinan besar, Andi Cakka, sapapan Andi Mudzakkar, akan bergabung bersama Ketua DPW Nasdem Sulsel Rusdi Masse (RMS).

Apalagi, pasca Partai Golkar Sulsel mengeluarkan surat pemecatan terhadap Andi Cakka, yang saat ini menjabat sebagai bupati Luwu, RMS menyatakan sudah menyiapkan posisi strategis.

 

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar Dr Firdaus Muhammad terkait rencana perpindahan Andi Cakka dari Gokkar ke Nasdem, berpendapat, sifat seperti itu (pindah partai) adalah bentuk pragmatisme terhadap organisasi.

“Pindah partai sesuatu yang biasa disertai berbagai alasan. Bisa karena alasan pragmatisme untuk mendapat kekuasaan,” jelas Firdaus Muhammad melalui panggilan Whats Up, Makassar, Sabtu (8/7/2017).

Namun, ia juga berasumsi, bahwa Cakka berpindah partai juga bisa saja disebabkan ia merasa terzalimi, atau bahkan ingin merasakan suasana baru partai politik yang lain.

“Namun ada juga justru karena terzalimi dari partainya sehingga harus pindah. Selain ada karena alasan hendak mencari suasana baru atau ada yang ajak masuk partai dan dianggap lebih mmenjanjikan,” ungkap dosen Komunikasi Politik, UIN Alauddin Makassar itu.

Fidaus Muhammad menyimpulkan secara sederhana, bahwa putra Qahhar Mudzakkar itu masuk dalam beberapa kategori di atas. “Cakka mungkin masuk dalam kategori itu,”

Oleh karenanya, mantan aktivis PMII itu mengatakan, dalam cita membangun komitmen politik yang sehat, perlu adanya fakta Integritas bagi partai dan individu.

“Makanya yang utama dalam partai perlu fakta integritas dibangun secara konsisten,” tukas Firdaus Muhammad.

Sekadar diketahui, pemecatan Adi Cakka dar Partai Golkar terkait sikapnya sebagai kader yang tidak mendukung keputusan DPP Golkar yang mengusung pasangan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) sebagai calon gubernur dan wakil gubenur di Pilgub Sulsel 2018.

Andi Cakka lebih memilih “merapat” ke kandidat lain, yakni mantan Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo. Apalagi ama Andi Cakka masuk bursa salah satu figur kuat mendampingi Ichsan sebagai wakil di Pilgub Sulsel 2018.

(gunawan songki/pojoksulsel)



loading...

Feeds

video umi pipik

Video Umi Pipik Bikin Heboh

POJOKSULSEL.com – Pipik Dian Irawati atau akrab disapa Umi Pipik banyak dibicarakan setelah isu pernikahannya dengan Sunu eks Matta band. …