Palangka Raya Cocok untuk Ibu Kota RI, Ini Alasannya

IST

IST

KOTA Palangkara, Kalimantan Tengah sudah diwacanakan oleh pemerintah menggantikan Jakarta sebagai ibu kota. Proses pemindahannya pun direncanakan sudah mulai dilakukan tahun 2018 ini.

Pengamat tata kota dari Universitas Indonesia (UI) Mohammad Riduansyah mengatakan, memang sudah saatnya Jakarta tidak lagi dijadikan sebagai ibu kota. Mengingat Jakarta sudah padat dan sumpek bagi warga ibu kota.

 

“Kalau dilihat Jakarta saat ini memang sudah sangat mungkin pemindahan ibu kota, apalagi pemindahan itu sudah digagas dari era Presiden Soekarno,” ujar Riduansyah kepada JawaPos.com, Rabu (5/7/2017).

Menurut Riduansyah, Palangkaraya, Kalimantan Tengah memang cocok dijadikan ibu kota mengigat letak wilayahnya yang berada di tengah-tengah. Sehingga pemerintah bisa menunjang ke wilayah timur dan barat Indonesia. “Kalau sekarang kan support pemerintah ke barat saja,” katanya.

Palangkaraya juga cocok mengantikan Jakarta karena jauh dari bencana alam. Di mana wilayah itu tidak memiliki gunung berapi sehingga masyarakat tidak perlu takut akan adanya gempa bumi. Meskipun tingkat kesuburan tanahnya kurang karena berjenis gambut.

“Jadi Palangkaraya itu lebih aman bagi masyarakat,” ungkapnya.

Kendati demikian dia melihat wacana pemerintah yang sudah mulai bergerak pemindahan ibu kota di tahun 2018 ini terlihat terburu-buru. Sebab, butuh biaya besar yang dikeluarkan pemerintah. Misalnya seluruh pegawai negeri sipil (PNS) semuanya akan diboyong ke Palangkaraya. Bagaimana dalam hal ini pemerintah perlu menyediakan rumah bagi mereka.

Apalagi, ungkap dia, pemerintah sedang melakukan penghematan. Dia menilai belum tepat apabila pemindahan ibu kota dilakukan di tahun 2018. “Jadi pemindahan ibu kota 2018 ini enggak bisa, target pajak saja sulit tercapai,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Perencanan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengaku telah membahas rencana pemimdahaan ibu kota ke Palangkaraya bersama Presiden Joko Wododo (Jokowi)‎.

Dalam pembahasan itu Bambang menegaskan kajian pemindahan ibu kota, termasuk skema pendanaan akan selesai di tahun 2017 ini. Oleh sebab itu pada 2018 atau 2019 sudah mulai ada kegiatan terkait pemindahan pusat administrasi pemerintahan.

(cr2/JPG/pojoksulsel)



loading...

Feeds