Dihantam Gelombang Penyebab Kapal Tenggelam di Pangkep

Korban kapal tenggelam di Perairan Pulau Samatelle, Desa Mattiro Walie, Kecamatan Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (5/7/2017).

Korban kapal tenggelam di Perairan Pulau Samatelle, Desa Mattiro Walie, Kecamatan Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (5/7/2017).

POJOKSULSEL.com, MAKASSAR – Kapal Ambulance milik Nur Syam, Kepala Desa Mattiro Walie tenggelam di perairan Pulau Samatellu Borong, Desa Mattiro Walie, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan (Sulsel) sekitar pukul 15.00 Wita.

Kapal nahas itu memuat 30 penumpang yang baru saja menghadiri acara resepsi pernikahan Kepala Desa Mattiro Walie. Koal bergerak dari pulau Salebbo, hendak menuju ke Dermaga Maccini Baji, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep, Sulsel.

Menurur keterangan Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, kapal nahas itu dihantam gelombang dari belakang.

Korban Kapal Ambulance milik Nur Syam, Kepala Desa Mattiro Walie tenggelam di perairan Pulau Samatellu Borong, Desa Mattiro Walie, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan (Sulsel)  sekitar pukul 15.00 Wita. | IST

Korban Kapal Ambulance milik Nur Syam, Kepala Desa Mattiro Walie tenggelam di perairan Pulau Samatellu Borong, Desa Mattiro Walie, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan (Sulsel) sekitar pukul 15.00 Wita. | IST

Sehingga nahkoda kapal tidak dapat menjaga kesembangan kapal. Sebab, rata-rata penumpang duduk di atas kapal.

“Kapal tersebut akhirnya tenggelam ke dasar laut,’ kata Kombes Dicky Sondani.

Korban Kapal Ambulance milik Nur Syam, Kepala Desa Mattiro Walie tenggelam di perairan Pulau Samatellu Borong, Desa Mattiro Walie, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan (Sulsel)  sekitar pukul 15.00 Wita. | IST

Korban Kapal Ambulance milik Nur Syam, Kepala Desa Mattiro Walie tenggelam di perairan Pulau Samatellu Borong, Desa Mattiro Walie, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan (Sulsel) sekitar pukul 15.00 Wita. | IST

Hingga saat ini, korban meninggal dunia dalam peristiwa tenggelamnya kapal di perairan Pulau Samatellu Borong, Desa Mattiro Walie, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Pangkep berjumlah 6 orang.

Sementara itu, 7 orang susah berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Dan sisa penumpang lainnya masih dalam pencarian tim gabungan.

(muh fadly/pojoksulsel)



loading...

Feeds