Ponpes Al-Badar Parepare, Cetak Santri Berprestasi Hingga ke Inggris

Suasana seleksi puluhan calon santri tingkat MTS di aula gedung Pondok Pesantren Al-Badar Parepare

Suasana seleksi puluhan calon santri tingkat MTS di aula gedung Pondok Pesantren Al-Badar Parepare

POJOKSULSEL.com, PAREPARE – Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Al-Badar, Bilalange, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), Ustaz Nasrulhaq Muiz, mengungkapkan, sejak berdiri tahun 1996 silam pondok pesantren yang dipimpinnya telah mencetak santri yang berprestasi.

Dan yang paling membanggakan, kata dia, sejumlah santrinya ada yang telah lulus masuk di universitas luar negeri, disamping itu adapula yang telah melanjutkan pendidikan di sejumlah lembaga pendidikan ternama di Indonesia.

“Alhamdulillah, alumni santri di pondok pesantren kami banyak yang berpreatasi di bidangnya. Baru-baru ini ada yang lulus di universitas Menchester, Inggris, dan di Korea Selatan. Kita bangga,”ungkap dia, saat ditemui ditengah kegiatan tes penerimaan santri baru, di pesantren Al-Badar‎, Senin (3/7/2017).

Dia mengatakan, meskipun di pondok pesantren Al-Badar masih membutuhkan fasilitas yang memadai namun kualitas santri dan dan sistem pendidikan dalam membangun carakter generasi mampu bersaing dengan pondok pesantren yang berada di kota-kota besar.

“Secara prestasi Alhamdulillah kami mampu bersaing dengan lembaga pendidikan di tempat lain di perkotaan. Kami komitmen ingin membentuk carakter genarasi bangsa yang berakhlak mulia,”jelasnya.

Dia menambahkan, tahun ini ada peningkatan jumlah pendaftar di pondok pesantrennya. Tercatat lebih dari seratus calon santri di masing-masing tingkatan, MTS, SMP, Madrsah Aliyah (SMK)‎, yang bakal mengikuti tes.

“Jadi bukan hanya datang dari kota Parepare, namun sebagian besar calon santri datang dari Kabupaten lain dan bahkan provinsi lain seperti pulau Kalimantan,”ungkapnya.

Salah satu orang tua siswa, Muh Idris mengatakan, pihaknya merasa bangga menyekolahkan anaknya di pesantren tersebut.

Muh Idris sendiri merupakan alumni pertama pondok pesantren itu yang kini bergelar Doktor.

“‎Saya telah merasakan bagaimana dibentuk di pondok pesantren ini. Alhamdulillah, kami banyak belajar berbagai ilmu terutama ilmu Agama ditempat ini, kami tentu ingin melihat anak-anak kami memiliki carakter dan akhlak yang baik makanya kami sekolahkan di pesantren ini,”ungkapnya. (haerul amran/pojoksulsel)



loading...

Feeds