Sekeluarga Tewas Ditabrak di Sidrap, Keluarga Tolak Utusan PO Bintang Prima

Pria berbaju motif kotak yang mengaku pemilik PO Bintang Prima, Edward Ridho, saat berada di rumah korban kecelakaan, di Datae, Kecamatan Watangpulu, Kabupaten Sidrap, Kamis (29/6/2017). Kini pria tersebut diamankan di Mapolres Sidrap, atas permintaan keluarga korban. | POJOKSULSEL - ALI

Pria berbaju motif kotak yang mengaku pemilik PO Bintang Prima, Edward Ridho, saat berada di rumah korban kecelakaan, di Datae, Kecamatan Watangpulu, Kabupaten Sidrap, Kamis (29/6/2017). Kini pria tersebut diamankan di Mapolres Sidrap, atas permintaan keluarga korban. | POJOKSULSEL - ALI

POJOKSULSEL.com, SIDRAP – Pihak keluarga besar korban kecelakaan yang menewaskan satu keluarga di Sidrap, menolak utusan manajmen PO Bintang Prima, yang datang menyampaikan ucapan belasungkawa.

Hal tersebut diungkapkan oleh keluarga korban, Ahlan, saat ditemui di rumah duka di Datae, Kecamatan Watangpulu, Kabupaten Sidrap, Kamis (29/6/2017).

“Manajmen PO Bintang Prima, sepertinya memang tidak punya niatan baik dalam menyelesaikan hal ini. Padahal kemarin saat di Mapolres Parepare, saat mediasi berlangsung. Mereka menyanggupi akan mendatangkan pihak pimpinan untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung. Tapi faktanya tidak,” tegas Ahlan.

Sehari sebelumnya, Rabu (28/6/2017) pihak lalu Lintas Polres Parepare, memediasi keluarga korban dengan pihak manajemen PO Bintang Prima.

“Hasil mediasinya pimpinan PO Bintang Prima siap datang dan menyampaikan permohonan maaf secara langsung. Dan rencananya hari ini. Tapi buktinya lagi lagi yang datang orang tidak jelas, dan hanya mengaku pemilik perusahaan. Otomatis kami tolak,” kata Ahlan.

Sekadar diketahui kecelakaan lalu lintas yang menewaskan satu keluarga, masing masing Sukri (35), Nursanti (37), dan dua anaknya Zaki (7), dan Susan (12), tewas di tempat setelah dilindas bus jurusan Makassar Tana Toraja, di perbatasan Sidrap Parepare, tersebut Minggu (25/6/2017).

“Lucu, yang datang mengaku bernama Edward Ridho, salah satu owner Bintang Prima. Tapi saat kami minta memperlihatkan identitasnya, laki laki itu tak bisa berbuat, kami yakin dia hanya orang suruhan,” jelas Ahlan.

Alhasil, setelah ditolak, pria yang mengaku pemilik PO Bintang Prima tersebut, dengan pengawalan kepolisian, sementara ini diamankan di Mapolres Sidrap.

“Kami meminta agar pihak kepolisian untuk sementara menahan pria tersebut, sampai betul betul pimpinan PO Bintang Prima, datang meminta maaf,” jelasnya.

(ali/pojoksulsel)



loading...

Feeds

opini, Andi Fajar Asti, opini Andi Fajar Asti, opini plagiat, plagiat, rektor unj dipecat, rektor unj lagiat

Pesan untuk Pak Menteri

PEMECATAN Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menuai polemik. Betapa tidak, dibalik prestasi kepemimpinan Prof. Djaali selaku rektor UNJ berbagai isu …