Google Kena Denda Rp36,6 Triliun

Google Apps

Google Apps

SETELAH proses penyelidikan selama tujuh tahun, Komisi Eropa akhirnya memutuskan Google bersalah.

Google dianggap bersalah karena memprioritaskan laman ritel yang terkait dengan raksasa teknologi asal Silicon Valley tersebut.

Karena hal itu, Google dianggap terbukti melanggar kesepakatannya dengan Uni Eropa (UE) soal informasi berimbang.

Atas pelanggaran itu, UE menjatuhkan denda 2,42 miliar euro (sekitar Rp 36,3 triliun).

Secara nominal, denda yang UE tetapkan untuk Google tersebut memecahkan rekor baru.

Namun, jika dibandingkan dengan nilai pendapatan Google setelah memiliki perusahaan induk Alphabet Inc, denda itu hanya sekitar 3 persennya.

Namun, atas keputusan tersebut, Google bisa mengajukan banding.

Margrethe Vestager, pejabat UE yang mengurusi kasus tersebut, mengimbau Google menerima keputusan itu dengan lapang dada.

“Yang mereka lakukan itu memang melanggar kesepakatan,” tegasnya.

Karena dijelaskan Margrethe, saat seorang pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan ritel dan belanja, Google hanya akan menampilkan nama-nama yang punya kerja sama dengan mereka.

“Itu tidak adil bagi pihak lain. Termasuk rival Google,” paparnya.

(Reuters/CNN/hep/c14/sof/dms/JPG/pojoksulsel)



loading...

Feeds