Pak JK Pasti Mendukung Nurdin

Wapres Jusuf Kalla bersama Nurdin Halid dan Nurdin Abdullah

Wapres Jusuf Kalla bersama Nurdin Halid dan Nurdin Abdullah

TIBA-tiba viral di media sosial, foto-foto pertemuan empat sosok penting Sulsel.

Foto pertama, foto dimana Pak JK tampak duduk di sebuah sofa berhadapan dengan Aksa Mahmud. Sofa panjang di sebelah kiri Pak JK, tampak Nurdin Halid (NH) duduk berdua dengan Nurdin Abdullah (NA).

Foto kedua, di dalam sebuah ruangan, Pak JK tampak berdiri berbincang “mesra” dengan Nurdin Halid, disaksikan oleh Nurdin Abdullah yang berdiri, sedikit terpisah di dalam ruangan itu.

Namun, foto yang paling menarik perhatian, bahkan paling sensasional adalah foto yang memperlihatkan Pak JK berdiri diapit oleh Nurdin Halid di sebelah kiri dan Nurdin Abdullah di sebelah kanan.

Foto ini seolah-seolah menegaskan sebuah isyarat “hasil” dari pertemuan itu. Tak terelakkan, foto-foto itu lantas mengguncang jagad politik Sulawesi Selatan, sejak kemarin sore. Tetapi, benarkah foto itu?

Setelah ditelusuri, memang bukan hoax. Foto itu diambil di kediaman Pak JK di Jalan Haji Bau Makassar, berkenaan dengan momentum lebaran Iedul Fitri 1438 H.

Tak pelak, kalau kemudian foto-foto itu mengundang beragam spekulasi liar yang berkembang-biak di luar di tengah publik Sulsel. Tak hanya di Facebook dan grup-grup WhatsApp, tetapi juga di warung kopi.

Disebut liar karena tidak ada yang tahu persis apa yang dibicarakan dalam pertemuan itu, selain mereka berempat dan Tuhan. Semua orang hanya bisa menerka-nerka. Sampai-sampai disebuah Warung Kopi, seorang pengunjung menyebut foto peristiwa itu sebagai “lebaran politik” yang dikreasi Aksa Mahmud.

Mengapa Aksa Mahmud? Karena hanya dialah satu-satunya yang mampu melakukan itu. Lain tidak. Lagi pula, faktanya, ia memang juga hadir di situ.

Mengapa pertemuan itu dinilai begitu kental cita rasa politiknya? Pertama, Sulsel saat ini sedang dalam proses menuju Pilgub 2018. Semua tahu bahwa Duo Nurdin ini dipandang sebagai kandidat terkuat untuk memenangi Pilgub Sulsel.

Hasil survey Polltracking mendukung hal itu, ketika keduanya ditemukan dalam posisi empat besar dengan tingkat elektabilitas, relatif seimbang (tidak berbeda jauh).

Kedua, faktor Pak JK dan Aksa Mahmud. Dua sosok penting Sulsel ini dinilai mampu memengaruhi hasil akhir Pilgub Sulsel. Publik Sulsel pada umumnya beranggapan bahwa siapapun nanti kontestan yang didukung Pak JK dan Aksa Mahmud, itulah yang bakal memenangi kontestasi Pilkada Sulsel 2018.

Apakah pertemuan itu pertanda telah terjadi perubahan konstelasi politik Sulsel mutakhir? Spekulasi paling liar yang berkembang adalah pertemuan itu sengaja dirancang untuk mengawinkan Duo Nurdin. Mungkinkah itu terjadi?

Memang tampak tak logis, tetapi ada adagium yang mengajarkan bahwa di dunia politik, tidak ada yang tidak mungkin. Dan sah-sah saja jika Pak JK dan Aksa Mahmud melakukannya. Apalagi Pak JK, sudah melekat kuat pada dirinya sebagai spesialist penyatu yang berbeda.

Bagaimana dengan Aksa Mahmud yang “tertuduh” sebagai kreator pertemuan? Sulit dielakkan kalau pertemuan itu kemudian membuka ruang bagi publik untuk menafsirkan sikap Aksa Mahmud yang selama ini dianggap sebagai sosok penting di balik Nurdin Abdullah.

Paling tidak, Aksa Mahmud memiliki pertimbangan baru, sehingga dispekulasikan telah berubah pikiran untuk mengawinkan Duo Nurdin. Aksa Mahmud terpaksa berpikir ulang tentang duet Nurdin Abdullah-Tanribali, begitu Nurdin Halid muncul belakangan di pentas politik Sulsel.

Agar biar diskusinya tampak makin absurd namun heboh, maka anggap saja spekulasi itu benar. Lalu pertanyaannya, siapa mendampingi siapa? Sebuah tanda tanya besar.

Dengan mempertimbangkan berbagai sisi, termasuk plus-minus keduanya, publik Sulsel cenderung menempatkan Nurdin Abdullah mendampingi Nurdin Halid.

Memang, elektabikitas Nurdin Abdullah sementara ini masih unggul tiga sampai empat poin di atas Nurdin Halid, menurut Poltracking. Tetapi jangan lupa, masa Nurdin Halid melakukan sosialisasi, baru efektif berjalan tiga bulan terakhir, sedang pencapaiannya sudah mendekati Nurdin Abdullah.

Bandingkan dengan Nurdin Abdullah yang sudah menebar baliho, sejak lebih dari setahun yang lalu, tetapi pencapaiannya, meskipun tertinggi, namun tak jauh-jauh amat dari Nurdin Halid.

Sedangkan bagi Nurdin Halid, untuk maju sebagai Calon Gubernur saja, ia dalam kapasitasnya sebagai Ketua Harian DPP Golkar, konon memerlukan waktu tiga bulan lamanya istikhirah sampai ia memutuskan untuk maju. Lalu, hingga saat ini, Nurdin Halid-lah satu-satunya sosok Calon Gubernur yang paling siap.

Yaitu, siap pasangan, siap logistik, dan siap Parpol pengusung, yaitu, Partai Golkar. Yang lainnya, belum pada jelas, termasuk Nurdin Abdullah.

Pada kondisi ini, bagi Nurdin Halid, jangankan berpikir menjadi pendamping Nurdin Abdullah, Ia bahkan sudah nyaris mustahil mengambil orang lain sebagai Calon Wakilnya setelah ia memutuskan dan sudah merasa sangat nyaman dengan Aziz Qahhar.

Sebuah survey terkini yang dilakukan oleh dan untuk keperluan tertentu (tidak untuk dipublikasi), menunjukkan bahwa pasangan NH – Aziz sudah unggul dari pasangan manapun yang coba disimulasi, meskipun masih tipis.

Bahkan pasangan ini memiliki tren progres yang sangat meyakinkan. Faktor ini tampaknya yang membuat duet NH-AZIZ, nyaman dan kompak menyongsong 2018. Satu-satunya faktor yang berpotensi besar menggerusnya, hanya jika muncul Cagub atau Cawagub dari Luwu Raya, di daerah basis Aziz.

Berdasarkan tinjauan di atas, maka penulis mencoba menyimpulkan bahwa kalau pertemuan di kediaman Pak JK itu, sengaja dikreasi dengan maksud mengawinkan Duo Nurdin, dipastikan tidak berhasil.

Oleh karena itu, penulis memastikan bahwa pertemuan Nurdin Halid dengan Nurdin Abdullah, dan juga dihadiri Aksa Mahmud, hanya kebetulan saja. Bahwa foto Pak JK berdiri diapit Nurdin Abdullah di sebelah kanan sembari menggenggam erat jemari kanan Pak JK dan Nurdin Halid di sebelah kiri dengan pergelangan tangan kanan yang tampak dipegang erat oleh Pak JK, hanya menunjukkan bahwa Pak JK pasti mendukung NURDIN.

Makassar, 27/06/2017

Penulis:
Yarifai Mappeaty
*) Pemerhati diskusi warung kopi



loading...

Feeds

makassar, berita makassar, berita terkini makassar, kesehatan, info kesehatan, tips kesehatan, berita kesehatan, pojoksulsel, pojok sulsel, sehat, berita sehat, pojoksulsel.com, pojok sulsel, pojoksulsel, bentuk tubuh wanita yang disukai pria, bentuk payudara wanita yang disukai pria, bentuk payudara yang disukai pria, payudara yang disukai pria, bokong disukai pria, pinggang disukai pria

8 Fakta Unik tentang Tubuh Wanita

POJOKSULSEL.com – Tubuh wanita memiliki fakta-fakta unik sehingga membuatnya berbeda dari tubuh pria. Berikut beberapa hal yang membedakan tubuh wanita …